PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI BULAN MEI

Capture Pada Mei 2016 di Kota Malang terjadi inflasi sebesar 0.15 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 123.39 Dari 8 kota IHK di Jawa Timur, tercatat semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi Sumenep 0.31 persen dengan IHK sebesar 120.70 persen diikuti Jember 0.15 persen, dengan IHK sebesar 120.61, Malang 0.15 persen dengan IHK sebesar 123.39 persen, Probolinggo inflasi 0.15 persen dengan IHK sebesar 121.52. Surabaya sebesar

 

  • persen dengan IHK sebesar 121.52, Banyuwangi sebesar 0.12 persen dengan IHK sebesar 120.59, Kediri 0.12 persen dengan IHK sebesar 120.87, dan Madiun sebesar 0.06 persen dengan IHK sebesar 120.74 .
  • Inflasi/ deflasi terjadi karena adanya kenaikan/ penurunan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan/ penurunan indeks kelompok pengeluaran. Dari tujuh kelompok pengeluaran, lima kelompok pengeluaran mengalami inflasi dan dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi yaitu kelompok bahan makanan -0.48 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0.45 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar -0.14 persen; kelompok sandang 0.94 persen; kelompok kesehatan 0.46 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0.02 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuanga
  • Sepuluh komoditas teratas yang mengalami kenaikan harga pada Mei 2016 antara lain: Angkutan udara, gula pasir, emas perhiasan, daging ayam ras, bahan bakar rumah tangga, minyak goreng, telur ayam ras, wortel, apel dan tempe..
  • Sedangkan sepuluh komoditas terbesar yang mengalami penurunan harga pada Mei 2016 adalah: beras, semen, tomat sayut, cabai merah, keramik, cabai rawit, kelapa, udang basah, kentang dan bawang merah.
  • Tingkat inflasi tahun kalender Mei 2016 sebesar 0.22 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2016 terhadap April 2016 2014 ) sebesar 2.78 persen.

Berita Resmi Statistik No.06 Th. XVII, 1 Juni 2016

 

 

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment