Pembinaan dan Pelatihan Minyak Atsiri

Malang – (15/11) Kepala Dinas Perindustrian kota Malang, Drs. Subkhan membuka Kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Ketrampilan Kerja di Sektor Industri Kimia Minyak Atsiri yang diselenggarakan di Hotel Regent’s Park Malang. Kegiatan berlangsung selama 3 hari ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari Industri Kecil dan Menengah (IKM) Minyak Atsiri dan masyarakat umum kota Malang.

Subkhan menyampaikan bahwasannya tanpa disadari penggunaan sabun mandi, sabun cuci baju, parfum, dan kosmetik yang biasa dipergunakan manusia sehari-hari terbuat dari minyak Atsiri. “Minyak Atsiri itu bisa dihasilkan dari pohon dilem dan akar manis. Serta beberapa jenis tumbuhan yang ada di sekitar rumah kita,” Ujarnya.

Menurut Subkhan, selama ini belum banyak yang mengetahui manfaat minyak Atsiri untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan beberapa jenis tanaman di halaman rumah bisa diubah menjadi minyak Atsiri. Tetapi masih banyak masyarakat umum yang belum mengetahui cara pengolahannya dan tempat memasarkannya.

Minyak Atsiri adalah salah satu komoditi unggulan penghasil devisa Indonesia. Beberapa tanaman unggulan dan potensial yang menghasilkan minyak atsiri telah banyak ditanam di Indonesia. Kekayaan alam Indonesia tersebut, merupakan salah satu modal untuk mengembangkan bisnis minyak Atsiri.
Jenis minyak Atsiri yang dapat digunakan sebagai zat pengikat bau (fixative) dalam parfum misalnya minyak nilam, minyak akar wangi, dan minyak cendana. Sedangkan minyak yang berasal dari rempah-rempah digunakan sebagai bahan penyedap (flavoring agent) misalnya minyak cengkeh, minyak lada, minyak pala, minyak kayu putih, minyak ketumbar, dan minyak jahe.

“Lebih dari 150 jenis spesies dan subspesies tanaman penghasil minyak atsiri.” Urai Ir. Sri Ruliana, MP sebagai pemateri yang menjelaskan peluang usaha bidang pengelolaan minyak Atsiri dari Polinema. (Ed)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment