Abah Anton : Lomba Sepatu Roda Jadi Penopang Wisata Even

Melengkapi predikat yang tersandangkan untuk kota Malang sebagai kota Layak Anak, kembali tergelar Lomba Sepatu Roda Walikota Malang yang diikuti peserta kategori remaja dan anak anak. Dibuka Abah Anton, Walikota Malang, gelaran lomba sepatu roda di jalan Kertanegara (15/4 ’17) diikuti tak kurang dari 38 klub yang berasal dari Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.
Menggali bibit atlet potensial dan berprestasi harus dilakukan sejak dini. Oleh karenanya penyelenggaraan secara kontinyu menjadi salah satu kunci keberhasilan mewujudkannya. Demikian dinyatakan Walikota Anton.
Menurut Walikota yang akan memasuki 5 tahun pertama dari masa kepemimpinannya, setiap even gelaran lomba olah raga dapat pula dijadikan even wisata. “Potensi itu ada, karena peserta juga banyak dari luar kota dan lokasi lomba juga menggunakan spot kota yang juga memberikan daya tarik tersendiri, “ujar Abah Anton.
Sementara itu Kadispora Kota Malang, Nuzul Nurcahyo menginformasikan potensi atlet sepatu roda kota Malang sangatlah besar. Sayangnya mereka tidak memiliki area latihan tersendiri. “Ini yang menjadi salah satu pemikiran kami (dispora), sebagaimana dituturkan Ketua Umum Perserosi Kota Malang (red. Drs. Tundung/Direktur Polinema), “tutur Nuzul.
Lomba yang menjadi tontonan tersendiri dipagi hari dan juga warga yang baru turun di stasiun kota Baru, juga disemarakkan aksi free style dari komunitas sepatu roda kota Malang, yang disaksikan secara langsung oleh Walikota Anton dan Ketua DPRD Kota, Arif Wicaksono.

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment