OBSERVASI LAPANGAN OKPPD ANGKATAN KE-2 TAHUN 2015

2 1

Dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah daerah untuk mengatasi dinamika dan problematika yang terjadi disetiap daerah masing-masing, pada Senin 02 November 2015 telah diadakan Observasi Lapangan Orientasi Kepemimpinan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (OKPPD) Angkatan Ke-2 Tahun 2015. Observasi lapangan ini diterima langsung oleh Walikota Malang dan bertempat di Ruang Sidang Balaikota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Walikota Malang, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Malang dan sekitar 30 peserta lain yang terdiri dari OKPPD Angkatan Ke-2 Tahun 2015 dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Malang.

Dalam sambutannya, Walikota Malang H. Moch. Anton mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas ditunjuknya Kota Malang oleh Kementrian Dalam Negeri untuk menerima OKPPD Angkatan Ke-2 Tahun 2015 ini. Beliau menyampaikan bahwa kota Malang saat ini salah satu tujuan urbanisasi dan bersiap menuju kota metropolis. Selain itu pemerintah kota Malang juga melakukan upaya untuk pengurangan kemiskinan; pelayanan pendidikan dan kesehatan yang layak; perbaikan kulaitas lingkungan hidup dan birokrasi; hingga penyediaan infrastruktur kota. Hal ini dikarenakan banyaknya penduduk asli maupun pendatang dan mahasiswa yang tinggal di Kota Malang. Untuk itu visi pembangunan jangka menengah daerah Kota Malang tahun 2013-2018 adalah mewujudkan Kota Malang BERMARTABAT, yaitu spirit bersih, makmur, adil, religius-toleran, terkemuka, aman, berbudaya, asri, dan terdidik. Visi ini kemudian dijabarkan menjadi 5 misi yang telah selaras dengan NAWACITA yang ditetapkan secara nasional, yaitu pembangunan yang mengandung pokok-pokok keinginan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan; produktivitas dan daya saing daerah; kesejahteraan, perlindungan serta kerukunan sosial; pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan dan reformasi birokrasi; serta layanan publik yang baik. Dengan adanya visi dan misi ini membuktikan bahwa upaya pemerintah mendapatkan hasil, antara lain APBD Kota Malang, pertumbuhan ekonomi, dan indeks pembangunan manusia yang terus meningkat dari tahun ke tahun serta angka kemiskinan kini kian menurun. Selain itu, hal ini telah menarik para investor dan ­stakeholder  untuk memberikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk digunakan dalam pembangunan kota Malang, seperti Taman Cerdas Trunojoyo, Taman Merbabu, Taman Kunang-Kunang, Alun-Alun Malang, Bus Sekolah gratis, dan Bus Wisata gratis. Abah Anton juga menjelaskan bahwa dalam upaya reformasi birokrasi, pemerintah Kota Malang telah melakukan sistem layanan publik secara online seperti layanan kependudukan online, sistem perencanaan pembangunan daerah, lelang elektronik, pemanfaatan media sosial untuk interaksi dengan warga, hingga penerapan E-TAX untuk membayar pajak secara online. Salah satu inovasi terbaik Kota Malang lainnya adalah Bank Sampah Malang yang dalam waktu tiga tahun telah menjadi percontohan nasional. Telah banyak penghargaan-penghargaan yang telah diterima oleh Kota Malang, oleh karena itu Abah Anton akan terus melakukan inovasi-inovasi lain yang tentunya membutuhkan dukungan dari para stakeholder agar cita-cita Kota Malang tercapai.

Kegiatan dilanjutkan dengan acara tukar menukar cinderamata, dialog dan tanya jawab yang dipandu oleh Kepala BAPPEDA Kota Malang Drs. Wasto, SH.,M.H, serta kunjungan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang.

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment