DESEMBER 2018, KOTA MALANG INFLASI 0.65

Malang(03/01)- Berdasarkan hasil pemantauan BPS kota Malang pada Desember 2018 kemarin terjadi inflasi 0.65 persen. Tingkat inflasi tahun kalender sebesar 2.98 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Desember 2018 terhadap Desember 2017) sebesar 2.98 persen.

“Untuk catatan rata-rata inflasi bulan Desember 2018 selama kurun waktu 2010-2018 dengan sebesar 0.68 Persen. Tercatat inflasi bulan Desember terkecil sebesar 0.49 persen pada tahun 2017. Sedangkan inflasi bulan Desember terbesar sebesar 2.72 persen pada tahun 2014. Tercatat Inflasi bulan Desember 2018 ini lebih tinggi dibandingkan Desember 2 periode sebelumnya, dan hal tersebut terjadi karena andil harga telur ayam lebih tinggi, andil angkutan udara dan kereta api turut berperan.” Ujar Dwi Handayani, BPS.

Tercatat 10 komoditas utama penyumbang signifikan dari Inflasi bulan Desember 2018 seperti Angkutan Udara, Telur Ayam RAS, Mujair, Daging Ayam RAS, Bawang Merah, Rokok Kretek, Tarip Kereta Api, Cabai Rawit, Buku Pelajaran SD, Bandeng Presto. Disisi lain, 10 komoditi berikut mampu menahan laju inflasi di bulan Desember 2018 seperti Bawang Putih, Emas Perhiasan, Daging Sapi, Jeruk, Pepaya, Ketimun, Terong Panjang, Parfum, Tauge / Kecambah, Melon.

Bila dilihat berdasarkan Kelompok pengeluaran yang memberikan sumbangan inflasi pada Desember 2018, adalah Kelompok Perumahan sebesar 0.6028 persen, Kelompok Bahan Bakar sebesar 0.5443 persen, Kelompok Bahan Makanan 0.3042, Kelompok Pendidikan sebesar 0.2664, dan penyumbang inflasi paling kecil adalah Kelompok Makanan Jadi sebesar 0.0845 persen. Disisi lain kelompok pengeluaran berikut yang mengalami deflasi sehingga menahan laju inflasi pada Desember 2018 seperti Kelompok Bahan-bahan Pokok sebesar -0.501 persen, dan Kelompok Transportasi sebesar -0.0738 persen. (AR/BS)

 

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment