SKPD dan Lurah Menggali Banyak Ilmu di Munas Apeksi V Jambi

Malang – Kehadiran beberapa SKPD Pemkot Malang termasuk lurah dan camat pada acara Munas Apeksi V di Jambi tidak sia-sia. Mereka mendapatkan suntikan ilmu bermanfaat dari beberapa narasumber, salah satunya yakni Dirjen Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono.

Pada kesempatan itu, Sumarsono, mengatakan saat ini banyak kelurahan yang ingin berpindah menjadi desa, lantaran mengejar dana desa dari Pemerintah Pusat. Tentunya, hal itu kurang efektif, karena akan menurunkan derajat kota itu sendiri.

“Jangan sampai ada kelurahan yang jadi desa, karena mengejar dana desa, ini bisa menurunkan derajat daerah,” kata Sumarsono, usai membuka Munas Apeksi V di Jambi, Selasa (27/7).

Dijelaskan, pembinaan kelurahan dan desa dalam sebuah organisasi pemerintahan daerah sangatlah berbeda karena berkaitan dengan masalah integrasi dengan perangkat daerah, karena itu pada momen Apeksi kali ini, diharapkan ada rekomendasi dari para peserta Munas menjawab permasalahan tersebut.

“Jadi dalam momen Apeksi ini, kami harapkan ada rekomendasi sekaligus kami mengimbau kepada wali kota agar mencegah kelurahannya menjadi desa,” imbuhnya.

Selain masalah kelurahan, Sumarsono juga berbicara perihal smart city yang kini sedang diupayakan beberapa daerah dan bisa membawa dampak positif bagi perkembangan sebuah kota.

Menjawab tantangan itu, Wali Kota Malang, H. Moch Anton, mengatakan, jika pembinaan kelurahan di Pemkot Malang sudah maksimal dan baik. Hal itu dibuktikan dengan berbagai prestasi yang berhasil ditorehkan kelurahan baik tingkat regional maupun nasional, seperti Kelurahan Tlogomas, Kelurahan Rampal Celaket dan yang terbaru Kelurahan Tulusrejo unjuk gigi dalam hal prestasi, sehingga diupayakan kelurahan tidak menjadi desa.

“Imbauan Dirjen sangat baik, dan kami akan berusaha sebaik mungkin membina kelurahan karena berbagai prestasi bahkan kelurahan terbaik tingkat nasional sudah diraih Kota Malang,” kata Abah Anton.

Terkait smart city, Abah Anton, mengatakan saat ini pemerintah menjadikan hal itu sebagai prioritas dengan memaksimalkan SKPD terkait sehingga Kota Malang menjadi smart city bisa terealisasi. (Sa)

09e7210b-dcde-4e78-b556-d28a8b51a98d 689ec656-e7e6-436e-afb9-7a6920b4179c b8847a43-5439-4a07-8384-631ce1a8bfa0

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment