Sep 04

KUNJUNGAN KERJA KOMISI A DAN B KABUPATEN JEMBER

 

balkot

              Kamis, 3 September 2015 Gedung Palapa Balai Kota Malang mendapat Kunjungan Kerja dari Komisi A dan B Kabupaten Jember untuk membahas permasalahan persampahan dan industri kecil/rumahan. Tujuan dari kunjungan kerja ini agar dapat mempererat silahturahmi antara Kota Malang dan Kabupaten Jember.

               Dalam sambutan Walikota Malang yang dibacakan oleh Dra. Eny Heri Sutiarny MM Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik mengucapkan selamat datang dan terimakasih karena telah menjadikan Kota Malang sebagai tujuan kunjungan kerja. Sekilas informasi mengenai Kota Malang. Jumlah Penduduk Kota Malang berjumlah 863.306 jiwa akan tetapi bisa mencapai 1.500.00 jiwa di siang hari. Luas Wilayah Kota Malang 110,06 km2. Pengololaan, Pelayanan, Persampahan dan pembangunan ruang terbuka hijau merupakan isu utama karena antara pertumbuhan penduduk dan kapasitas ruang tidak sebanding yang pada akhirnya menimbulkan masalah lingkungan seperti pengelolaan sampah, kawasan kumuh, pengingkatan suhu, berkurangnya ruang terbuka hijau dan banjir. Permasalahn tersebut akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Terkait dengan hal tersebut maka gerakan Malang bersih terus di galakkan untuk menjadikan Kota Malang bersih, hijau, indah dan nyaman. Untuk meninggkatkan pemberdayaan dan hasil produksi senantiasa di lakukan berbagai giat, kreatifitas dan inovasi. Di Kota Malang juga sudah terbentuk Forum Pengembangan Ekonomi Daerah yang berperan dalam memfasilitasi, memotivasi, dan meminimalisir aktivitas ekonomi dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat. Semua ini di laksanakan  agar keberdayaan industri kecil Kota Malang dapat meningkatkan daya saing daerah di kaca perdagangan bebas ASEAN (MEA).

               Acara selanjutnya adalah sambutan dari Ketua DPRD Komisi A Mashuri Hariyanto, SP berharap dengan melihat Kota Malang yang bersih, sejuk ingin mengetahui rahasia  dan budaya yang di tanamkan ke warganya. Dalam hal sarana dan prasarana Kabupaten Jember yang belum berkembang akan banyak belajar dan tukar menukar informasi dengan Kota Malang . Wakil Ketua DPRD Komisi B Dr. NNP. Martini Coede, MM menambahkan informasi bahwa Kabupaten Jember dengan jumlah penduduk 2,5 juta dengan 31 kecamatan dan 149 desa/kelurahan serta mempunyai beberapa pantai. Dengan potensi sumber daya alam yang besar tetapi penduduk kurang optimal maka Kabupaten Jember ingin belajar bagaimana melakukan pembinaan dan menimba ilmu kepada Kota Malang. Acara kunjungan kerja dilanjutkan dengan tukar menukar cinderamata dan dialog untuk mempererat persaudaraan antara kedua daerah.

Sep 04

OL PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DASAR POLISI PAMONG PRAJA PEMKAB SITUBONDO

20150904_090916
20150904_091642OL PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DASAR POLISI PAMONG PRAJA PEMKAB SITUBONDO

 Malang, 4 September 2015 bertempat di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Pemerintahan Kota Malang menerima OL (Observasi Lapangan) dari Pemerintah Kabupaten Situbondo yang sedang malaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar bagi Satpol PP. Tidak hanya itu, para Satpol PP juga di ajak untuk langsung terjun ke lapangan yang berlokasi di Pasar Besar Kota  Malang yang sedang direlokasi dan penertiban para PKL (Pedagang Kaki Lima). Turut hadir dalam OL ini Asisten Administrasi Pemerintahan, Kasat Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Kasat Satpol Kota Malang serta para peserta pelatihan pendidikan.

Dalam Sambutan Walikota Malang H. Moch Anton yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Kota Malang Drs. Abdul Malik,M.Pd menyampaikan bahwa Satpol PP dan PNS penyidik Kota Malang dalam fungsinya untuk mengawal implementasi yang berkontribusi untuk pembangunan Kota Malang. Tidak hanya sebagai media untuk menertibkan masyarakat namun didalamnya juga mencakup pendekatan persuasif serta perlindungan masyarakat. Pada OL ini diharapkan bisa menjadi suatu wahana dengan harapan bisa di terapkan  dalam gerak kerja sesuai kondisi dan dinamika di Kabupaten Situbondo.

Pimpinan Rombongan yang dipimpin oleh Kepala BKD Kabupaten Situbondo Drs. Akhmad Yulianto, M.Si menyampaikan tujuan dari OL ini adalah membandingkan materi dengan pelaksanaan di lapangan. Akhmad yakin bahwa pelatihan singkat dalam OL ini sangat mambantu Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk meningkatkan kualitas Satpol PP. Jumlah peserta OL kurang lebih 35 orang dengan di dampingi  Satpol PP Provinsi Jawa Timur. Dalam OL ini terbagi 2 kelompok dimana dalam kelompok tersebut akan ada beberapa yang terjun ke lapangan langsung yang berlokasi di Pasar Besar, Observasi akan dilaksanakan di 6 titik penertiban PKL. Selain observasi, anggota lainnya melalukan city tour dengan Macyto (Malang City Tour) yang akan berkeliling di sekitan jalan besar dan daerah Kota Malang.

Sep 04

HARGA 9 BAHAN POKOK DAN BARANG PENTING LAIN 03 SEPTEMBER 2015

berita-bupati-respons-positif-usulan-pembangunan-pasar-tani-30013_a
Malang, Kamis 03 September 2015 Dinas Perindustrian dan Perdangangan (Disperindag) merilis harga bahan kebutuhan pokok dan barang penting lainnya dari lima pasar di Kota Malang. Menurut Setyo Agung Widodo, BE., Kasi Distribusi dan Ekspor Impor menyampaikan bahwa harga bahan kebutuhan pokok dan barang penting lainnya mengalami kenaikan harga seperti Tomat semula Rp 3.900,- menjadi Rp 4.200,- Cabe Rawit semula Rp 62.400,- menjadi Rp 65.600,- dan Kubis semula Rp 5.800,- menjadi Rp 6.000,- .

Selain Kenaikan harga juga ada penurunan harga kebutuhan kebutuhan pokok dan barang penting lainnya seperti Daging Ayam Potong semula Rp 32.000,- menjadi Rp 31.600,- dan Telur Ayam Boiler semula Rp 19.900,- menjadi Rp 19.800,-.

Sep 02

KUNJUNGAN KERJA PEMERINTAH KOTA SURAKARTA DAN KOTA BANDUNG

DSC_0638

Guna meningkatkan ekonomi kreatif yang berdampak positif untuk masyarakat, Malang 09 September 2015 Pemerintah Kota Malang menerima Kunjungan Kerja dari Pemerintah Kota Surakarta dan Pemerintah Kota Bandung yang bertempat di Ruang Sidang Balaikota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Pembangunan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Humas. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengajak Kota Malang bergabung dengan Indonesian Creative City Conference (ICCC).
Dalam sambutan Walikota Malang H. Moch. Anton yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Pembangunan Malang Ir. Budi Herwanto, MT., menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Malang memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan ICCC yang akan diselenggarakan pada tanggal 22-25 Oktober 2015 nanti. Kegiatan tersebut meliputi konferensi kota kreatif, creative expo, dan pesta rakyat. Diharapkan kegiatan ICCC ini dapat menjadi awal kerjasama pengembangan jejaring kota kreatif Indonesia serta berbagi pengalaman dalam upaya mendorong sektor industri kreatif sekaligus sebagai sarana edukasi, eksplorasi, dan apresiasi untuk industri lokal.
Dra. Sukriyah, Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Surakarta menyebutkan bahwa kota Surakarta yang memiliki sekitar 43.000 UMKM yang 25% nya telah bergerak di sub sektor ekonomi kreatif. Dengan begitu, harapan besar juga jatuh kepada Kota Malang di dalam bidang ekonomi kreatif ini, melihat jumlah UMKM nya yang juga cukup besar.
Latar belakang ICCC yang disampaikan oleh Kepala Bidang Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bandung, Lusi Lesminiwati, SE., MM., adalah inginnya menjalin kerjasama dari berbagai kota dan kabupaten di Indonesia untuk mengangkat ekonomi negara. Di Kota Bandung, ada sekitar 5000 komunitas yang memberikan kontribusinya di sektor ekonomi kreatif dan hal ini memberikan banyak lompatan pembangunan untuk kotanya. Untuk itu, Kota Bandung ingin berbagi dengan kota-kota di Indonesia agar terus mendukung komunitas-komunitas di kotanya melalui kegiatan ICCC. Acara kunjungan kerja diakhiri dengan tukar menukar cindera mata.

Sep 01

PEMBUKAAN KOMPETISI INTERNAL ASOSIASI PSSI

abah nendang bola

Seiring digelarnya Piala Presiden, Kota Malang juga menggulirkan kompetisi internal sepakbola antar persatuan sepakbola (PS). Selasa, 1 September 2015. Acara pembukaan kompetisi internal Asosiasi PSSI Kota Malang Tahun 2015 dibuka oleh Walikota Malang H. Moch. Anton. Acara yang dihadiri oleh seluruh insan sepakbola dan SKPD Kota Malang di Stadion Gajayana. Rencananya kompetisi internal ini akan terbagi dalam 4 divisi yang terdiri dari divisi utama, divisi satu, divisi dua dan divisi tiga.

Edy Lukmanul Karim bin Abdullah Fattah atau akrab dipanggil Gus Lukman Ketua Asosiasi PSSI Kota Malang dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa kompetisi internal ini akan digelar mulai 1 September – 6 Desember 2015 di 6 (enam) lapangan sepakbola di wilayah Kota Malang. Kompetisi diikuti oleh 45 klub/PS, yang terdiri dari 12 klub pada divisi utama, 12 klub pada divisi satu, 11 klub pada divisi dua dan 10 klub pada divisi tiga. Hadiah kompetisi internal ini mengalami kenaikkan 20% daripada tahun lalu dan dana pembinaan sudah ditingkatkan 2 kali lipat dari tahun sebelumnya. Tujuan dari kompetisi ini adalah wadah mencari bakat dan pengembangan bibit profesional, meningkatkan kinerja pembinaan sepakbola serta meningkatkan prestasi sepakbola kota malang. Hal yang unik dalam kompetisi ini adalah selain pemilihan pemain terbaik juga akan dipilih wasit terbaik.

Dalam sambutannya Walikota Malang, H. Moch. Anton atau yang akrab disapa Abah Anton menyampaikan bahwa Stadion Gajayana ini merupakan salah satu stadion bersejarah dan pemerintah Kota Malang berkeinginan membuat stadion Gajayana bertaraf internasional. Sepakbola bisa membawa nama harum Kota Malang. Abah Anton berpesan kepada semua pemain yang bermain dalam kompetisi ini untuk berjuang bermain sportif dengan teknik-teknik bagus kita tunjukkan kota Malang memang layak dan pantas untuk persebakbolaan Indonesia. Acara pembukaan kompetisi internal ini ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Walikota Malang dan dilanjutkan dengan pertandingan antara PS Putra Jaya melawan PS Kejora.

Sep 01

BENCHMARKING DIKLAT KOTA PALEMBANG DAN MAKASSAR



BENCHMARKING DIKLAT KOTA PALEMBANG DAN MAKASSAR

DSC_0513DSC_0483

Bertempat di Ruang Sidang Balaikota Malang, tepatnya pada hari Selasa 1 September 2015, Yudhi K.Ismawardi, SH, M.Hum Asisten 3 Administrasi Umum Kota Malang secara langsung menerima Kunjungan Benchmarking Diklat Kepemimpinan Angkatan X Pemerintah Kota Palembang dan Benchmarking Diklat Kepemimpinan Angkatan XXI Pemerintah Kota Makassar. Rombongan berjumlah 80 orang, Adapun tujuan dari Kunjungan ini untuk melakukan benchmarking dengan mengukur suatu kegiatan dari suatu organisasi untuk meningkatkan inspirasi yang bertujuan untuk membekali inovasi agar dapat diimplementasikan pada daerah masing-masing.

Dalam sambutan Wali Kota Malang, H. Moch Anton yang disampaikan oleh Yudhi K.Ismawardi, SH, M.Hum Asisten 3 Administrasi Umum Kota Malang, mengucapkan terimakasih dan selamat datang di Kota Malang. Kunjungan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik agar dapat mengoptimalkan pelayanan prima pada masyarakat.

Sedangkan Pemerintah Kota Palembang yang dipimpin oleh H. M. Huyin Rizmukhoyib, SE, MM mengenalkan Palembang sebagai Kota EMAS (Elok, Madani, Aman, Sejahtera) didukung dengan berbagai macam kegiatan bertaraf nasional maupun Internasional yang dilakukan di Kota Palembang seperti PON, Sea Game dan persiapan untuk menjadi tuan rumah ASEAN Games 2018 mendatang.

Drs. Moh. Kasim, M.Si, Kepala Badan Diklat Kota Makassar berharap agar kunjungan ini bisa memperkaya pengetahuan serta memberikna inovasi dan selebihnya akan belajar lebih mendalam di lokus masing-masing.

Kunjungan Benchmarking Diklat ditutup dengan penukaran cindera mata dan keberangkatan menuju tempat lokus dimana Kota Palembang mendatangi kantor DKP dan Dispenda sedangkan Kota Makassar mendatangi kantor Disperindak, BP2T, DKP dan Kelurahan Kasin.

Sep 01

HARGA 9 BAHAN POKOK DAN BARANG PENTING LAIN 31 AGUSTUS 2015

HARGA 9 BAHAN POKOK DAN BARANG PENTING LAIN

31 AGUSTUS 2015

                                                                                                                                           2966141pMalang, Senin 31 Agustus 2015 Dinas Perindustrian dan Perdangangan (Disperindag) merilis harga bahan kebutuhan pokok dan barang penting lainnya dari lima pasar di Kota Malang.Menurut Dra. Yenny Mariati, Msi., Kepala Bidang Perdagangan Disperindag menyampaikan bahwa harga bahan kebutuhan pokok dan barang penting lainnya mengalami kenaikan harga seperti Kubis semula Rp 5.500,-menjadi Rp 5.700,- Buncis semula Rp 11.100,- menjadi Rp 11.300,- dan Kacang Tanah semula Rp 23.600,- menjadi Rp 23.800,- .

Selain Kenaikan harga juga ada penurunan harga kebutuhan kebutuhan pokok dan barang penting lainnya seperti Kentang semula Rp 9.200,- menjadi Rp 9.000,-.

Sep 01

ROADSHOW PERPUSTAKAAN NASIONAL RI 2015 “WUJUDKAN INDONESIA CERDAS 2019”

20150831_085427Senin, 31 Agustus 2015 Perpustakaan Nasional RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota Malang menyelenggarakan Roadshow Perpustakaan Nasional RI 2015 dengan Tema “ Indonesia Cerdas Melalui Pemberdayaan Perpustakaan Untuk Mewujudkan Indonesia Cerdas 2019”. Pada tahun 2015 kegiatan roadshow di lakukan di 3 provinsi antara lain di Jambi, Sulawesi Utara, dan Malang. Roadshow ini di lakukan untuk mempererat tali silahturahmi Perpustakaan Nasional, Badan Perpustakaan Provinsi Kabupaten/Kota terkhusus Kota Malang. Dalam Roadshow kali ini ada beberapa agenda yang di adakan yaitu Talk Show, Lomba Poster, Lomba Mewarnai, Lomba, Menggambar dan Lomba Kreasi Jingle. Pembukaan acara ini dihadiri oleh 350 peserta dari Forpimda, SKPD Kota Malang, Perpustakaan Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, Perpustakaan Kelurahan/Komunitas/Desa, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Mahasiswa, Senat, Perpustakaan Sekolahan Se-Kota Malang.

Drs. H. Sutiaji Wakil Walikota mewakili Bapak Walikota mengucapkan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional yang telah menyelenggarakan event ini untuk membesarkan dan mengembangkan niat baca warga di Kota Malang. Perpustakaan Kota Malang tiap harinya di kunjungi kurang lebih 700 pengunjung dan untuk weekend bisa mencapai 1000 dengan hal tersebut bisa membuktikan bahwa minat baca di Kota Malang sangatlah tinggi. Perpustakaan Kota Malang akan terus berbenah, seiring dengan komitmen kami dalam visi dan misi menuju Kota Malang Bermartabat.

Dra. Hj. Sri Sularsih Kepala Perpustakaan Nasioanal mengatakan bahwa melalui kegiatan ini akan membangun tekat dan kemauan masyarakat Kota Malang dalam membangun masyarakat Indonesia yang cerdas dan inovatif melalui gemar membaca. Perpustakaan Indonesia melakukan berbagai kegiatan agar dapat meningkatkan gemar membaca dan Perpustakaan Indonesia menyediakan mobil pintar, motor dan sepeda agar dapat memudahkan kita untuk membaca. Di zaman sekarang masyarakat di tuntut untuk lebih inovatif, cerdas untuk menjadi sumber daya manusia yang memiliki edukatif untuk mengembangkan Indonesia. Mari kita melangkah sejalan demi terwujudnya generasi yang sukses dan gemar membaca. Semoga Perpustakaan menjadi pusat pembelajaran dan menambah wawasan.

Acara selanjutnya adalah Talkshow bersama para Narasumber yang terdiri dari Dedi Junaidi, Sri Sularsih, Sutiaji, Budi do-re-mi dan di akhiri dengan penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber serta pengumuman pemenang lomba-lomba yang telah dilaksanakan sejak pagi tadi.

Agu 31

PERSIAPAN IKM KOTA MALANG MENUJU MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

PERSIAPAN IKM KOTA MALANG

MENUJU MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

 

20150827_090659Pada akhir tahun 2015 ini diharapkan IKM Kota Malang siap menghadapi sistem perdagangan pasar tunggal bebas MEA. Kamis, 27 Agustus 2015 bertempat di Ruang Sidang Balaikota Malang, telah diselenggarakan Sosialisasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan tema “Sinergi Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pengembangan IKM terhadap MEA”. Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Jendral Industri Kecil dan Menengah; Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang; dan kurang lebih 30 peserta Industri Kecil Menengah (IKM).

Dalam sambutannya, Walikota Malang H. Moch. Anton menjelaskan bahwa upaya pemerintah Malang untuk menghadapi MEA adalah dengan mengadakan regulasi dan kebijakan untuk mendorong IKM tumbuh di sektor ekonomi Malang.  Agar masyarakat Malang semakin berinovasi, diharapkan para akademisi untuk bekerjasama dalam membuat produk unggulan. Selain pengembangan SDM, permodalan untuk para IKM juga diharapkan untuk peningkatan produk unggulannya. Upaya lain yang telah dilakukan pemerintah Kota Malang untuk mendorong berkembangnya IKM di kota Malang antara lain melaksanakan pameran produk dan kerjasama-kerjasama dengan berbagai sektor.

Acara Sosialisasi MEA ini menghadirkan narasumber dari Sesditjen IKM, Kemenperin yang menjelaskan tentang Peluang, Tantangan, dan Strategi Pengembangan IKM dalam menghadapi MEA; Direktur KII Wilayah II dan Regional, Ditjen KPAII menjelaskan tentang Posisi Daya Saing Industri Indonesia di Pasar ASEAN dan Strategi dalam Menghadapi MEA 2015; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang menjelaskan tentang Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi MEA; dan dari Universitas Brawijaya yang menyampikan Dukungan Akademisi dalam Pengembangan IKM Unggulan Daerah. Sosialisasi dilanjutkan dengan tanya jawab dengan narasumber sehingga acara ini sangat bermanfaat bagi IKM di Kota Malang.

Agu 27

31 PELANGGAR PERDA MENERIMA SANKSI

Rabu, 12 Agustus 2015 kemarin, telah diadakan Tipiring (Tindak Pidana Ringan) bertempat di Ruang Sidang Yudistira Satpol PP Kota Malang. Tipiring dilaksanakan  oleh Satpol PP Kota Malang, PPNS, Pengadilan Negeri Malang, Kejaksaan Negeri Malang dan Bagian Hukum Sekertaris Daerah Kota Malang

Sidang Tipiring ini merupakan kelanjutan dari operasi penertiban yang dilakukan Satpol PP di wilayah Kota Malang dengan pelanggaran yang berbeda-beda.

Berdasarkan surat laporan Hasil Sidang Tipiring dari Satpol PP Kota Malang, Nomor : 180/571/35.73.50/2015, berdasarkan dengan pelaksanaan sidang tipiring tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Drs. Agoes Edy Poetranto, MM menyampaikan laporan hasil sidang sebagai berikut :

Jumlah perkara Tindak Pindak Ringan sejumlah 31 (dua puluh) perkara dengan rincian sebagai berikut :

·         15 (lima belas) perkara pelanggaran Perda No. 2 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum dan Lingkungan.

·   9 (sembilan) perkara pelanggaran Perda No. 8 Tahun 2013 Ijin Penyelenggaraan Gangguan.

·     2 (dua) perkara pelanggaran Perda No. 11 Tahun 2013 tentang Ijin Penyelenggaraan Kepariwisataan.

·    5 (lima) perkara pelanggaran Perda No. 4 Tahun 2006 tentang Ijin Penyelenggaraan Reklame.

Pemerintah Kota Malang memberikan sanksi total denda Rp. 10.950.000,- dan 11 (sebelas) pelanggar verstek.

Post sebelumnya «