Walikota Sutiaji Tegur ASN di RSUD Kota Malang, Disiplin Mengisi Absensi Jadi Perhatiannya

Malang – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan kedisiplinan ASN di lingkungan RSUD Kota Malang; Senin (5/4) Walikota Malang, H. Sutiaji melakukan Sidak ke unit pelayanan kesehatan milik Pemkot Malang tersebut.

“Saya kemari sebetulnya karena ada laporan terkait kedisiplinan ASN disini yang tidak sesuai aturan; karenanya saya kemari untuk memastikannya” tutur Sutiaji.

Disiplin pegawai, lanjutnya, yang menjadi perhatian saya adalah terkait absensi yang tidak berjalan semestinya namun pencairan TPP dan Jasa Pelayanan di nilai selalu full. “Absensinya berdasarkan Sipreti banyak yang tidak penuh; bahkan banyak ASN yang tidak absen; padahal dasar pencairan TPP selain dari persentasi absen juga dari nilai kinerjanya” tambahnya lagi.

Seperti diketahui bersama, ASN Pemkot Malang menerima TPP berdasarkan Perwal Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Kepada Pegawai Aparatur Sipil Negara. Pada perwal tersebut telah diatur dengan jelas bahwa masing-masing ASN memiliki kewajiban untuk mengisi absensi melalui aplikasi Sipreti dan mengisi Ekinerja untuk dijadikan sebagai dasar pencairan TPP.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Sutiaji menyampaikan kekecewaannya terhadap ASN di RSUD Kota Malang yang dianggap telah melakukan indisipliner. Didampingi Kepala BKPSDM dan Inspektorat Kota Malang; Walikota Sutiaji memeriksa satu persatu data absensi pegawai di RSUD Kota Malang. “Tingkat kehadirannya hanya berkisaran 64 persen dan bahkan ada yang 0 persen, saya sangat kecewa” imbuhnya.

“Kedepan, saya harap semua memperbaiki kedisiplinan, khususnya terkait absen ini; aplikasi Sipreti bisa dimanfaatkan dan akan disesuaikan dengan kebutuhan para nakes; jika kita bekerja secara profesional maka TPP juga akan diberikan secara proporsional” tandasnya. (Ts)

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment