Menuju Kota Malang Ramah Lansia

Pandemi covid-19 membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan kita. Salah satunya adalah kesehatan lansia. Monitoring kesehatan lansia terkendala karena selama pandemi ini, posyandu lansia diliburkan dan terbatasnya waktu pelayanan di pusat layanan kesehatan serta risiko penularan virus yang tinggi. Kegiatan kunjungan rumah kepada lansia hanya difokuskan kepada lansia dengan risiko tinggi, dan intensitasya berkurang. Dibutuhkan konsep pemberdayaan masyarakat dan penggunaan teknologi, dimana pelaporan kondisi lansia dilakukan melalui website yang juga bisa di akses oleh Puskesmas terkait sehingga pelayanan kesehatan jadi lebih efektif. Dibutuhkan satu inovasi dan salah satunya adalah program Agecare.

Kolaborasi Rumah Zakat, Puskesmas Ciptomulyo, Kelurahan Bakalan Krajan, Kelurahan Siaga Bakalan Krajan, Desa Berdaya Foundation dan kader kesehatan RW 5 menginisiasi program Agecare. Sebuah Program Pendampingan Lansia melalui pemberdayaan peran keluarga dan kader pendamping keluarga lansia untuk ikut serta menyediakan layanan kesehatan sampai pada rumah lansia. Wawali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko beserta istri Ely Estiningtyas Jarwoko hadir dalam launching pendampingan lansia berbasis digital Agecare di pendopo kelurahan bakalan krajan kemaren (7/3/2021).

“Pemantauan tehadap lansia di bidang kesehatan akan semakin baik, derajat kesehatannya akan semakin baik dan angka harapan hidup semakin naik, akhirnya Kota Malang Ramah Lansia, goalnya itu” ujar Bung Edi sapaan akrab Wakil Walikota Malang.

Dalam kegiatan hari ini sekaligus di kukuhkan kader pendamping lansia, bantuan alat kesehatan untuk kader dan bantuan kepada lansia. “Nantinya, kader lansia akan dibekali alat untuk mengontrol kesehatan lansia. Mereka bisa berkunjung ke rumah-rumah. Atau, para lansia bisa mendatangi Puskesmas, maupun Posyandu Lansia. Banyak cara pelayanan yang bisa dilakukan,” tambah Bung Edi.Pendataan kesehatan lansia secara digital melalui program Age Care ini akan terus dipantau perkembangannya yang kemudia akan terus dikembangkan di Kelurahan-Kelurahan di Kota Malang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr. Husnul Muarif menambahkan, program Age Care tersebut memberikan edukasi terkait masalah kesehatan. “Nantinya, akan diberikan pemahaman informasi apa yang harus dilakukan. Misalnya saat terkena hipertensi atau kolesterol. Nanti, juga akan ada informasi terkait target perubahan perilaku,” kata Husnul. (EM)

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment