Walikota Malang Kukuhkan 37 Kepala SD dan SMP

Malang – Di penghujung tahun 2020, Walikota Malang Drs. H. Sutiaji kukuhkan 37 orang Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Pengukuhan puluhan Kepala SD dan SMP inipun dilakukan dengan melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin. Setiap undangan maupun tamu yang hadir diwajibkan cek suhu badan , mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 29 Desember 2020 di Aula utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang kawasan jalan Veteran No. 19 itupun dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Malang Drs. Wasto, SH, MH., Ketua Komisi D DPRD Kota Malang H. Wanedi, Anggota Komisi D DPRD Kota Malang H. Rokhmad, S.Sos., Kepala Inspektorat Kota Malang Drs. Abdul Malik, M.Pd., Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kota Malang Dra. Anita Sukmawati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM, beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengatakan mudah mudahan apa yang didaya upayakan oleh bapak dan ibu menjadi ladang ibadah bagi kita semua. Pergantian adalah sebuah hal yang tidak dapat dipisahkan sebagai proses memberikan suasana yang baru, salahsatu wujud proses evaluasi, pergantian pada personal yang purna tugas, sehingga wajib ada penggantinya.

” Pahamilah apa yang bapak dan ibu sandang saat ini , yakni memiliki jabatan sebagai Kepala Sekolah kelak akan diminta pertanggung jawaban oleh Tuhan Yang Maha Esa. Maka daripada itu, maknailah bahwasannya jabatan yang bapak dan ibu sandang saat ini selain mendapatkan pengawasan dari pihak terkait sesuai peraturan yang berlaku, juga di awasi oleh Tuhan Yang Maha Esa. ” tutur Walikota Malang Drs. H. Sutiaji dalam amanahnya.

Lebih lanjut, Drs. H. Sutiaji berpesan agar Kepala Sekolah yabg dikukuhkan ini semakin dinamis, semakin termotivasi untuk meningkatkan potensi serta mengembangkan kompetensi di era digitalisasi saat ini yang membutuhkan kecepatan penyampaian informasi yang dapat dipertanggung jawabkan, integritas, transparansi, dan akurasi data yang kesemuanya menuntut adanya adaptasi atas perkembangan jaman di era informasi dan teknologi saat ini.

” Selamat dan terima kasih atas kinerja bapak dan ibu. Banyak siswa – siswinya yang telah sukses, mendapatkan jabatan yang tinggi, menjadi profesor, sedangkan masih saja panjenengan menjadi guru. Guru bukanlah orang hebat, namun banyak tiada terhitung orang hebat dan sukses berkat guru. Dan harus kebanggaan terhadap profesi. Jalankan tupoksi anda secara profesional dan proposional, jangan hanya berdasar suka atau tidak suka, like and dislike ” pungkas Walikota Malang dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menuturkan bahwasannya kegiatan pada hari ini merupakan hal biasa yang dilakukan, dalam rangka pengembangan potensi dan kompetensi Tenaga Pendidik. Rinciannya, 30 orang dikukuhkan sebagai kepala SD dan tujuh orang dikukuhkan sebagai Kepala SMP.

” Pengukuhan tenaga pendidik yang diberi tugas sebagai Kepala Sekolah merupakan siklus rutin. Mengingat ada beberapa Kepala Sekolah memasuki masa purna tugas (pensiun). Hal ini sekaligus sebagai bentuk reward atas dedikasi, kinerja dan daya upaya tenaga pendidik. Beberapa tahun terakhir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang bekerjasama dengan LP2KS (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah) Kemdikbud untuk mempersiapkan tenaga pendidik yang telah memenuhi persyaratan menjadi calon kepala sekolah. Sehingga memiliki standart kompetensi Kepala Sekolah sesuai dengan peraturan yang berlaku ” terang Dra. Zubaidah, MM.

 

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment