Walikota Sutiaji “Mengajar” dalam Kelas Kecil

Kampung Tangguh Edukasi menjadi inovasi terbaru yang ada di kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun Kota Malang. Anak-anak belajar dengan memakai baju seragam masing-masing lengkap dengan tas dan sepatunya. Walikota Malang Sutiaji menyempatkan diri menyapa dan memberikan pertanyaan kepada anak-anak yang tengah belajar di kelas.

“Saya kasih kuis, Sapa yang bisa menyebutkan pancasila” ujar Sutiaji. Pertanyaan ini langsung dijawab dengan benar oleh siswi berhijab dari SDI Surya Buana dan diberikan hadiah oleh Ketua TP. PKK Kota Malang Widayati Sutiaji. Selanjutnya Walikota menanyakan siapa yang bisa menghafal surat pendek dan siswa dari SDI Muhammad Hatta mampu menjawabnyanya dengan membaca Surat Al-Ikhlas dengan jelas. Ketua TP. PKK Kota Malang Widayati Sutiaji memberikan apresiasi hadiah kepada siswa tersebut.

Kampung Tangguh edukasi ini digelar setiap hari dari jam 8-10 pagi dengan jumlah siswa-siswi maksimal 12 anak. Ketua Kampung Tangguh RW 4 Poharin Asep Tri Pradistyo menyampaikan konsep kampung edukasi ini. “Materi pelajaran adalah pelajaran dasar, pengetahuan umum, ketrampilan dan hiburan. Istilahnya sekolah non formal yang tujuannya menghibur anak-anak supaya tidak stress dirumah, tidak bosan dirumah mereka tetap bersekolah disini dengan menggunakan seragam dan sepatu. ” ujar Asep.

Selanjutnya penyerahan sembako secara simbolis kepada 10 warga yang benar-benar membutuhkan. Ini semua merupakan bagian dari program ketahanan pangan. Selain itu warga Karangbesuki juga mempunyai program membagikan makanan siap saji, sayur mayur dari kebun warga yang semuanya ditaruh di etalase pahala yang sudah disiapkan.(EM)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment