160 Orang Di Rapid, 4 Orang Dinyatakan Reaktif Di Pasar Induk Gadang

Malang – Masih sebagai rangkaian kegiatan pada Pasar Besar Malang kemarin; Rabu (17/6) Pemkot Malang kembali menggelar rapid test bagi pedagang dan pengunjung di Pasar Induk Gadang.

Dari data yang ada, 160 orang telah di rapid test baik pedagang maupun pengunjung pasar; dan hasilnya 4 orang pengunjung pasar induk gadang dinyatakan reaktif.

Menurut Walikota Malang, H. Sutiaji; rapid test yang saat ini digelar berfungsi sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Sejauh mana transmisi personal OTG (Orang Tanpa Gejala) yang ada di Kota Malang akan terdeteksi. Rapid test ini berbasis deteksi antibodi dan deteksi antigen. Pemeriksaan rapid test yang dilakukan sekali ataupun ulangan sifatnya masih lebih ke arah screening. Rapid test ini akan menyaring orang-orang yang nantinya dinilai perlu untuk menjalani tes lebih lanjut. Untuk melakukan konfirmasi atau mendiagnosis positif Covid-19, dibutuhkan pemeriksaan PCR.

“Kali ini rapid test dilakukan di Pasar Induk Gadang, karena memang pasar ini lebih ramai; mobilitasnya lebih tinggi sama seperti Pasar Besar Malang yang kita rapid test kemarin” ujar Walikota Sutiaji.

Ia juga menjelaskan bahwa sasaran selanjutnya dari pelaksanaan Rapid Test ini adalah Pondok Pesantren sesuai arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Kemungkinan akan kita laksanakan besok” tambahnya.

Walikota Sutiaji berharap agar di masa transisi ini, masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan seringkali cuci tangan pake sabun atau menggunakan hand sanitizer. (Ts)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment