Sutiaji Harapkan Ketua PW Ansor Jatim Hantarkan Pemajuan Bangsa

W alikota Malang Sutiaji bersama dengan beberapa Kepala Daerah di Jawa Timur, khususnya yang terlahir dari rahim Nadlatul ulama, hadir dan ikut menyaksikan prosesi pelantikan GP Ansor Jawa Timur. Diantaranya Bupati Jombang, Bupati Pasuruan, Bupati Sampang, Bupati Trenggalek dan Bupati Lumajang.
Mengambil lokasi di gedung negara Grahadi Pemerintah Provinsi Jawa Timur (1/3 ’20), acara pelantikan pengurus GP Ansor Jatim mengambil tajuk “Spirit Baru Ansor Jatim”. Disela sela prosesi pelantikan, Walikota Sutiaji memberikan apresiasi atas terpilih dan terlantiknya Syafiq Sauqi sebagai Ketua PW GP Ansor Jatim masa bhakti kepengurusan 2019 – 2023. “Saya ucapkan selamat, semoga amanah yang dipercayakan mampu menjadi jembatan untuk menghantar Ansor Jatim berkiprah secara optimal untuk kemaslahatan ummat, utamanya menghantarkan generasi muda NU menjadi garda terdepan dalam menghantarkan pemajuan bangsa, “pesan Sutiaji, Walikota Malang.
Syafiq Sauqi sendiri, terpilih menjadi Ketua PW GP Ansor Jatim masa bhakti kepengurusan 2019-2023 dari hasil Konferwil XIV PW GP Ansor Jatim di Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang, yang digelar pada tanggal 28 Juli 2019 yang lalu.
Gus Syafiq sapaan akrabnya mengungkapkan langkah pertama yang akan ia lakukan adalah melakukan konsolidasi kepada semua elemen Ansor Jatim se Jawa Timur. “Semua elemen akan kami himpun menjadi kekuatan untuk berkhidmat di PW ansor Jawa Timur,” ucap Gus Syafiq.
Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor H. Yaqut Cholil Quomas atau lebih dikenal sebagai Gus Yaqut, menegaskan bahwa Ansor adalah warisan para kyai. Maka Ansor harus berkhitmad pada kyai dan itu harga mati. Ujar putra dari K.H Muhammad Cholil Bisri dan juga saudara dari Yahya Staquf, tokoh Nahdlatul Ulama.
Kepada DPW Ansor Jatim, Gus Yaqut menyentil, klaim keanggotaan Ansor Jatim yang mencapai 1 juta lebih, tak ada arti dan maknanya apabila yang sejuta tersebut tidak mampu mengubah wajah Jawa Timur. “Kalau di Jatim masih ada diskriminasi dan intimidasi kepada kelompok minoritas, artinya yang sejuta tadi hanya angka doang, tak bermakna, “ingat Gus Yaqut. Lelaki kelahiran Rembang tersebut juga menegaskan, yang namanya NU dan tentu saja Ansor, mematrikan secara tegas, NKRI adalah harga mati.
Pelantikan DPW Ansor Jatim terasa spesial karena dihadiri juga Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Abdul Halim Iskandar, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Emil Dardak dan Ketua PW NU Jatim KH. marzuki Mustamar.

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment