Bung Edi Sambang Warga Tebar Rantang Kasih

Angka kemiskinan kota Malang yang berada pada 4,03 diistilahkan oleh Walikota Malang Sutiaji sebagai “keraknya”. Sifatnya sudah tidak lagi disentuh melalui stimulus program pemberdayaan, tapi ini benar benar harus langsung bentuk bantuan bantuan. Ujar Sutiaji.
Potret tersebut, terlihat saat Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko melakukan kunjungan sosial kepada salah satu warga di kelurahan Arjosari kecamatan Blimbing (24/1 ’20). Didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni, sambang sosial Wawali Edi setelah mendapat informasi salah satu warga di Arjosari bertahun tahun tidak dapat berobat karena kondisi ekonomi dan fisiknya.
“Iya, ini saya dan Bu Kadinkes, nengok Pak Yanto (Yanto Muji Waluyo, usia 51 th, warga jalan Teluk Etna, red), yang ternyata memang ada kendala fisik, gangguan pada tulang punggung sehingga tidak bisa beraktifitas normal dan maksimal. Sementara bu Yanto ternyata juga sakit. Artinya pasangan suami istri ini sama sama sakit, dan lebih lebih keduanya juga sudah tidak bekerja. Untuk kehidupan sehari hari ditopang oleh putrinya yang bekerja di jasa perawatan tubuh. Dan keluarga ini belum memiliki dan tentu belum tercover BPJS. Ini langsung saya mintakan diurus, dan sama bu Win langsung ditangani melalui puskesmas Blimbing, “ujar Bung Edi, demikian Wawali akrab disapa. Ditambahkan pula oleh alumni SMPN 6 Malang dan SMAN 3 Malang tersebut, karena kondisi ekonomi keluarga pak Yanto, maka keluarga tersebut juga akan disentuh pula dengan program “Rantang Kasih”.
Sementara itu, Winarni, Plt. Kadinkes Kota Malang, menambahkan, mengingat kondisi fisik pasutri tersebut, maka puskesmas Blimbing akan melakukan visite (kunjungan) periodik untuk pemeriksaan kesehatan bapak/ibu Yanto.
Usai sambang keluarga Yanto, Bung Edi juga berkesempatan menengok seorang nenek yang hanya hidup ditemani cucunya yang masih sekolah (SMP). Menampung di rumah warga, sang nenek juga diampuh program “Rantang Kasih”, program bantuan makan harian dari Pemkot Malang. “Ini (warga, red) yang diutarakan Pak Wali, mereka ada digaris kemiskinan. Tidak bisa disentuh pemberdayaan ekonomi dan pelatihan ekonomi, yang kita lakukan adalah injeksi bantuan secara langsung, “tutur suami Hj. Elly Estiningtyas Sofyan Edi tersebut.

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment