Pesan Damai Terkumandang dari Bhumi Arema

Perangi hoax dan radikalisme. Dua pesan yang dititipkan Walikota Malang Sutiaji pada acara deklarasi damai dan jalan sehat kampanye kerukunan ummat, yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Malang. Acara yang dihelat di giat Car Free Day Simpang Balapan Ijen (15/12 ’19), diikuti dan dibanjiri tidak kurang dari 20 ribu massa.
“Saya minta ini jangan hanya jadi catatan semata, tapi benar benar mampu di bumi kan dalam kehidupan sehari hari. Jangan biarkan bangsa dan negara kita dicabik cabik oleh radikalisme serta ujaran ujaran yang bersifat menghasut, menanamkan kebencian dan perpecahan. Kerukunan dan saling hormat menghormati harus terus kita tumbuh kembangkan, “ujar Walikota yang hadir sambil beraktifitas gowes bersama dengan sang istri, Ny. Widayati Sutiaji.
Menandai deklarasi damai, Walikota Malang bersama perwakilan Forpimda kota Malang, FKUB, tokoh lintas agama serta undangan giat melakukan penandatanganan deklarasi damai, dan dilanjutkan pemberangkatan jalan sehat kampanye kerukunan ummat.
Minggu 15 Desember, kiranya menjadi momen kampanye damai di kota Malang. Itu juga terpotret pada even olah raga yang di gelar di lapangan rampal dengan tema “Dari Malang untuk Indonesia dan Dunia”. Dihadiri Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, even ini juga membawa misi kedamaian dan pentingnya menjaga persatuan untuk mampu menjadikan Indonesia kuat dalam matra percaturan dunia.

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment