Workshop Literasi Keuangan UMKM Kota Malang

Bertempat di DILO Telkom Kayutangan (23/11 ’19), Pemkot Malang melalui Bagian Pengembangan perekonomian bekerjasama dengan OJK dan Jagoan Indonesia mengadakan workshop yang diikuti oleh 46 peserta.
Peserta berasal dari pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas RPMR (Rumah Perubahan Malang Raya). “Workshop ini merupakan rangkaian program kerja TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) dalam mendorong literasi keuangan masyarakat. Melalui workshop ini peserta mendapatkan materi tentang pemanfaatan dunia digital dalam pengembangan usaha UMKM melalui pemanfaatan aplikasi pembukuan keuangan, aplikasi pembayaran serta tips dan trik pemasaran produk, “info Plt. Kabag Perekonomian, Rinawati.
Diaz Satria, founder Jagoan Indonesia, disela sela pendampingan pelatihan menyatakan bahwa UMKM Kota Malang memiliki potensi besar untuk menguasai pasar, khususnya UMKM sektor kuliner atau olahan makanan. “Hanya perlu penguatan disisi branding dan packaging. Tidak bisa hanya bergerak secara konvensional. Harus dibangun kemasan yang memberikan daya magnitudo agar konsumen langsung tertarik dan terpikat, pola pemasaran yang juga bergaya milenial. Kota Malang saya fikir punya potensi di ekonomi kreatif digital. Ini yang harus dikawinkan dengan para pelaku UMKM, “ujar Diaz.
Sementara itu, Sutiaji Walikota Malang merespon positif kegiatan tersebut. Menurut pria penggiat olah raga bulu tangkis ini, jargon UMKM naik kelas harus diejawantahkan dengan sentuhan sentuhan marketing 4.0. “Komitmen membangun ekonomi kreatif adalah salah satu tools dan instrumen untuk mrnjadikan UMKM kita makin kuat serta menguasai pasar, “ujar Pak Aji, demikian Walikota Malang akrab disapa.

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment