Kunker DPRD Kabupaten Kotabaru

Kunker DPRD Kabupaten Kotabaru

Malang – Bertempat di Ruang Palapa Balaikota Malang pada Rabu (10/7) telah dilaksanakan kunjungan kerja Pansus I DPRD Kabupaten Kotabaru. Kunker diterima langsung Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Dra. Lilis F Hayati, MM. Rombongan tamu berjumlah 10 orang dipimpin oleh Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan, Syairi Mukhlis,S.Sos.

Dalam sambutannya, Lilis menyampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang merupakan tipe A yang memiliki 2 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yaitu UPT laboratorium dan UPT Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supiturang. DLH Kota Malang juga memiliki 27 Pilah Kompos Daur ulang (PKD). PKD tersebut dapat mengelola 10 ton sampah setiap harinya dari 27 pasar di Kota Malang. Kota Malang juga memiliki 73 titik TPS (Tempat Pembuangan Sampah) dan setiap harinya dibantu dengan 200 armada yang di miliki oleh DLH. Selain itu DLH Kota Malang juga di percaya sebagai Pembina sekolah-sekolah Adiwiyata di kota malang karena hampir 70 persen sekolah di kota malang sudah mendapatkan Adiwiyata Nasional.

“ Kompos hasil pengolahan sampah pasar di Kota malang sangat bermanfaat untuk masyarakat dan juga sekolah Adiwiyata di Kota Malang,untuk pengelolaan tarif pengelolaan sampah, DLH Kota Malang bekerjasama dengan PDAM Kota Malang yang retribusinya bersifat real time sehingga dapat di cek pendapatan retribusinya sewaktu-waktu. Sebelum perpisahan sekolah kemarin DLH dipercaya untuk mendampingi dan menuntun kurang lebih 400 sekolah di Kota Malang untuk sekolah Adiwiyata karena hamir 70 persen kami sudah mendapatkan adiwiyata nasional.” Ujar Lilis.

Ketua rombongan tamu Syairi Mukhlis dalam sambutanya menyampaikan bahwa ini bukan kali pertamanya melakukan kunjuggan ke Kota Malang. Kunjungannya kali ini bertujuan untuk belajar menambah wawasan dan juga masukan yang dapat di terpkan di Kotabaru terkait cara pengelolaan sampah karena menurut beliau Kota Malang merupakan salah satu dari 5 kabupaten dan kota di Indonesia sebagai percontohan pengelolaan sampah.

“Maksud tujuan kami kesini adalah untuk belajar,menambah wawasan dan juga saran tentang cara pengelolaan sampah karena setelah kami browsing Kota Malang merupakan salah satu dari 5 Kabupaten Kota di Indonesia sebagai percontohan Pengelolaan sampah, kami juga berharap dapat mengikuti apa yang sudah di lakukan oleh Kota Malang dalam mengelola sampah dan regulasi dalam pelaksanaan pengelolaan sampah.” Ujar Syairi dalam kunjugan tersebut. (Zdn)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment