Malang Futuristik, Humanis dan Berkelas Dunia

Jakarta (24/6)-Testimoni yang disampaikan Walikota Malang dalam Strategic Planning dan Road Map Malang Kota Kreatif di Alila Hotel Jakarta Pusat. Kota Malang terpilih dua besar terbaik kota kreatif dan ditunjuk sebagai role model kota kreatif di Indonesia. Prestasi ini merupakan kolaborasi pentahelix yang melibatkan komunitas/masyarakat, pemerintah, akademisi, pengusaha dan media. Bersama stakeholder tersebut mewujudkan Kota Malang menjadi Kota Kreatif berbasis Aplikasi dan Pengembangan Game melalu program KaTa (Kabupaten Kota) Kreatif yang diselenggarakan oleh Bekraf.

Sejak tahun 2016, Bekraf telah melaksanakan program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Program ini bertujuan untuk memberikan tools bagi KaTa untuk memetakan ekosistem, potensi, best practice dan permasalahan pengembangan sistem ekonomi kreatif KaTa. Setelah melalui proses yg panjang, mengkerucut menjadi 4 KaTa Kreatif, 2 kabupaten dan 2 Kota yaitu Kota Malang, Kota Palembang, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Industri subsektor bidang game dan aplikasi Kota Malang melahirkan produk game seperti start up panic, paw paw, kimo run, galactic rush dan lain sebagainya (lihat gamedevmalang.com). Sedangkan untuk aplikasi ada Edupongo, kebromo.com, nusantaragps.com, indiekraft.com, travelingyuk.com, dataproyek.id, inon.com, myerpplus.com dan masih akan terus bertambah. “Saya sampaikan, ada salah satu perusahaan produk dari game yang sudah dibeli oleh pengusaha di Amerika yang lakunya cukup lumayan, tahap pertama sudah sudah dibandrol dengan harga 100.000 US dollar atau hampir 1, 4 Miliar, tapi itu tidak dijual saja, royaltinya tetep dapat, ini Alhamdulillah” ujar Sutiaji dalam testimoninya.

Selanjutnya, Kapanlagi Network yang merupakan media entertainment yang dibangun di Kota Malang dan menjadi yang terbesar di Indonesia ini, sampai sekarang masih ada di malang untuk development processnya. Pertumbuhan industri dalam subsektor bidang game dan aplikasi ini berdampak positif pada perekonomian masyarakat dan serapan tenaga kerja. Data Pemerintah Kota Malang menyebut hingga saat ini, subsektor game dan aplikasi mampu menyerap lebih dari 2200 tenaga kerja, 624 personal linear dan aktif dalam bidang tersebut.

“Smartcity, bukan hanya smartcity dalam satu kelompok saja, tapi smartcity sudah menjadi kebiasaan dan harus bisa memberikan arti positif bagi masyarakat Kota Malang. Malang 4.0 ini menjadi sebuah keniscayaan tetapi saya khawatir ketika kami tidak dibingkai dengan Malang City Heritage. Ini menjadi karakter anak, kamu boleh maju tapi kamu adalah kelahiran Indonesia. Menghormati budaya dan karakter bangsa yang akan kami kuatkan. Jadi ekonomi kreatif tidak pernah meninggalkan Indonesia. Nah, ini yang akan kami kuatkan.” Ujar Sutiaji.

Walikota Malang juga menyampaikan salah satu Strategic Planning dan Road Map Malang Kota Kreatif dengan Malang Heritage dan rumah kreatif. “Kalo nanti anda sudah datang ke Kota Malang itu ada Kayutangan. Jadi Kayutangan itu kami jadikan satu jalur saja dan nanti disana tidak bebas berkendaraan tapi kami gunakan untuk video mapping dari temen-temen tampilkan sana. Bagi B2B- nya kalau kepingin tahu, kepingin transaksi, nanti transaksinya disana. Pemikiran, kontemplasi dan semuanya ada di rumah kreatif. Sehingga para pelaku usaha bisa bertransaksi langsung dengan komunitas, insyaAllah demikian. Dari Malang untuk Indonesia” pungkas Sutiaji.

Triawan Munaf Kepala Bekraf menyampaikan apresiasi atas KaTa Kreatif dan 3 kunci dalam menuju KaTa Kreatif yaitu hacker, hipster dan hustler. “Bapak presiden berkesimpulan bahwa pemerintah harus membantu promosi. Biaya promosi dan pengadaan promosi produk-produk Indonesia yang sudah bagus-bagus ke luar negeri. Lah berarti dari hustler tadi, harus dibantu juga oleh pemerintah. Tidak mungkin, apalagi di daerah yang belum mempunyai kemampuan pandai untuk promosi. Jadi kami sudah ditunjuk oleh presiden, kami akan laksanakan untuk mempromosikan produk-produk Indonesia ke luar negeri dengan gencar, dengan kualitas yang bagus” ujarnya. (Rs/Azr/EM)

 

 

 

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment