Bung Edi Hadiri Peluncurkan 5 Pilot Project Provinsi Jawa Timur

Surabaya (27/5) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak meluncurkan 5 program baru di Gedung Negara Grahadi. Khofifah dan Emil secara bersamaan naik ke panggung dan meresmikan 5 program ini dengan Gong Virtual yang berukuran cukup besar. “Bismillah saya resmikan program baru ini untuk warga Jatim,” kata Khofifah.

Kelima Program itu adalah Millenial Job Center (MJC), East Java Super Coridor (EJSC), Jatim Big Data Initiative, East Java Inovatife Economic Router (Easier) dan Aplikasi Jatim Cettar (Cepat, Efektif, Efisien, Tanggap, Transparan). Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko bersama dengan Walikota dan Bupati di Jawa Timur ikut hadir dalam peluncuran inovasi baru dari Provinsi Jatim ini.

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam upaya merealisasikan program MJC tepat sebelum 99 hari kerjanya. “Jadi saya berterima kasih dengan banyak pihak-pihak yang sudah turut membantu dalam merealisasikannya. Saya tentu ingin menyebut satu-persatu namun waktu yang singkat ini izinkan saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Khofifah menambahkan seluruh program unggulan itu akan menjadi pengungkit percepatan kesejahteraan warga Jawa Timur. Mantan Menteri Sosial mengatakan MJC adalah wadah yang nantinya memberikan ruang bagi anak-anak muda mengembangkan talentanya, khususnya di bidang profesi yang dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0.

“Kami berpikir bahwa skill saja belum cukup, melainkan harus harus menciptakan ekosistemnya, apalagi anak-anak muda saat ini juga memiliki job-job khusus yang harus diwadahi secara khusus pula,” kata Khofifah.

Sementara itu Wagub Emil menyampaikan bahwa sejak bulan Februari pemerintah bekerja sama dengan akademisi seperti ITS untuk membuat Big Data yang akan digunakan sebagai pacuan dalam memimpin Jatim. Program MJC akan berjalan dengan baik, apabila mendapat dukungan dan kerja sama dari pihak-pihak di daerah dalam hal ini merupakan para kepala daerah.

“Jadi, program ini kami luncurkan juga dengan harapan bahwa semua kepala daerah ikut support. Karena percuma, jika tidak ada support dan kerja sama yang baik dengan pemprov,” ujar Emil Dardak.

Inovasi yang dikembangkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur selaras dengan The Future of Malang. Ada enam garapan dalam The Future of Malang, yakni Malang City Herritage, Malang Creative, Malang Halal, Malang Service, Malang Nyaman, dan Malang 4.0. Menghadapi era industri 4.0, Pemerintah Kota Malang serius melakukan perubahan. Baru-baru ini, Pemerintah Kota Malang membuat sebuah terobosan, yakni akademi khusus kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) Academy. (EM)

 

 

 

 

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment