Sutiaji, Ingatkan Bahaya Ghibah Berjamaah

Seperti tahun tahun sebelumnya, Pemkot Malang menggelar safari ramadhan. “Kita sasar 5 (lima) wilayah kecamatan, dan masing masing mendapat quota 2 kali. Sehingga secara menyeluruh ada 10 kali putaran safari ramadhan, “demikian diinfokan Kabag Kesra Setda Kota Malang, Alie Mulyanto melalui bagian Humas
Sementara itu, jelang putaran pertama safari ramadhan yang akan dihelat selasa malam (7/5 ’19) di masjid Al Hidayah Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing, Walikota Malang Sutiaji sudah mengawali giat ramadhan dengan memberikan tausiah dhuhur di masjid baiturrohim Balaikota (6/5 ’19) dan berlanjut sholat tarawih serta memberikan ceramah di masjid A. Yani jl. Kahuripan (6/5 ’19). Pada momen tersebut, Sutiaji mengingatkan agar ummat dapat mengambil hikmah sejati dari ramadhan. Salah satu poin yang dikritisi adalah fenomena ghibah berjamaah, akibat dan dampak dari sosial media. “Tanpa sadar kita dibawa pada budaya pergunjingan yang tidak produktif, memproduce dan senang mencela orang lain. Bagaimana tidak berjamaah karena ujaran ujaran itu terviralkan serta dikembangbiakkan dalam grup grup pada platform sosmed yang ada, “ujar Sutiaji penuh prihatin.
Dihadapan jamaah sholat tarawih masjid A. Yani, ustadz Sutiaji demikian warga terkadang memanggil, juga menginformasikan penanganan jalan berlubang, salah satunya di jalan Kahuripan.

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment