Walikota Malang Hadiri RUPS BPD Jatim Tahun Buku 2018

Surabaya – Bertempat di Kantor Pusat BPD Bank Jatim Jalan Basuki Rahmad Surabaya pada hari Jumat tanggal 26 April 2019 telah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham BPD Jatim Tahun Buku 2018.

Walikota Malang, H. Sutiaji hadir secara resmi pada acara dimaksud. Acara tersebut juga dibuka dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Walikota Sutiaji saat gelaran acara berlangsung menyatakan bahwa besar harapan dari Pemerintah Kota Malang agar Bank Jatim Cabang Malang juga memiliki peran aktif dalam mensukseskan pembangunan di Kota Malang, utamanya dalam rangka pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas peran serta Bank Jatim selama ini yang juga telah memberikan dana CSR nya bagi pembangunan di Kota Malang; kedepan, saya berharap jalinan kebersamaan tersebut dapat terus berlangsung dengan baik” ujar Sutiaji.

Pun demikian dengan upaya kita bersama dalam rangka mewujudkan Malang 4.0, lanjut Sutiaji, kehadiran Bank Jatim Malang juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya penggunaan teknologi di segala bidang kehidupan.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Khofifah dalam sambutannya bahwa kedepan Bank Jatim diharapkan mampu menjadi penyangga pemerataan ekonomi mikro.

Pemerataan ekonomi merupakan amanah Pembukaan UUD 1945 yang memberi pesan mewujudkan kesejahteraan umum secara adil dan merata. Untuk itu, diperlukan pemecahan masalah pemerataan ekonomi secara strategis dan sistematis. Pemecahan yang dapat dilakukan adalah dengan menjalankan kebijakan diskriminasi harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok masyarakat menurut keragaman tingkat inflasi masing-masing daerah, peningkatan anggaran pengentasan rakyat dari jurang kemiskinan, membentuk forum pengendalian inflasi daerah untuk menahan laju peningkatan harga kebutuhan pokok masyarakat, memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dengan perusahaan swasta dan perusahaan negara dalam rangka perluasan penciptaan kesempatan kerja, menyusun peraturan daerah yang memberikan kermudahan aksesibilitas terbukanya lapangan usaha produktif bagi usaha berskala mikro dan kecil.

Dengan demikian pemerataan ekonomi terutama di daerah dapat terwujudkan secara nyata, yang berimplikasi terhadap penguatan fondasi struktur keuangan rumah tangga; semakin kuat struktur keuangan diharapkan akan mampu mengimbangi laju inflasi yang meningkat. Pada akhirnya harga-harga akan kembali pada posisi keseimbangan semula yang positif bagi pasar.

“Untuk itu, saya juga berharap agar Bank Jatim juga mengambil peran untuk turut serta membangun perekonomian masyarakat Jawa Timur, dengan cara memberikan sokongan terhadap perkembangan UMKM di Jawa Timur” tegas Khofifah.

Selain itu, dalam rangka menyongsong era revolusi industri 4.0 dunia perbankan juga diharapkan memiliki perhatian khusus terhadap bagaimana produk – produknya terutama bank jatim agar dapat selalu berjalan dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga berpesan agar Bank Jatim bisa membangun komunikasi antar bank daerah seperti Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar dapat terus meningkatkan sinergitas pembangunan di masing-masing daerah demi kemajuan bangsa kita. (Ts)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment