Pemkot Malang Akan Gelar Test CPNS Bagi 7 Daerah

Malang – Kota Malang akan gelar Seleksi CPNS yang secara nasional menciptakan rekor tersendiri dengan formasi terbanyak dalam sejarah, yakni sekitar 200 ribu formasi, dan dengan peserta terbesar, hampir 4 juta pendaftar.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang digelar hari Rabu (24/10) di gedung student centre pertamina SMKN 2 Malang. Pelaksanaan test CPNS di Kota Malang akan digelar pada hari Jumat tanggal 26 Oktober 2018 mendatang.

Pelaksanaan test seleksi CPNS yang dipusatkan di SMKN 2 jl. Veteran Malang tersebut akan diikuti oleh 7 kabupaten kota yamg ada di Jawa Timur. 7 daerah tersebut adalah Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan.

Total peserta yang akan menjalani test seleksi berjumlah 30.325 org pelamar dengan rincian sebagai berikut; Kota Malang 3.774 orang, Kabupaten Malang 5.199 orang, Kota Batu 2.682 orang, Kabupaten Blitar 7.225 orang, Kota Blitar 3.474 orang, Kabupaten Pasuruan 5.301 orang dan Kota Pasuruan 2.670 orang.

Mengingat besarnya jumlah peserta yang akan menjalani test seleksi maka test tersebut akan berlangsung selama 22 hari dengan teknis pelaksanaan sehari dilaksanakan 5 gelombang, dengan kapasitas tiap gelombang 350 orang.

Test seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), sehingga dapat diperkirakan masing-masing peserta akan menjalani test selama 90 menit.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kota Malang, Drs. Wasto, SH, MH menyampaikan agar BKD Kota Malang beserta tim yang telah ditunjuk dapat mempersiapkan pelaksanaan test seleksi sebaik mungkin. “Kota Malang sebagai tuan rumah harus mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pelaksanaan test seleksi CPNS kali ini” ujar Wasto.

Turut hadir pada rakor tersebut adalah Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya, Tauchid Djatmiko, SH, M.Si beserta perwakilan panitia dari 7 daerah.

Rakor juga diikuti oleh perangkat daerah dan instansi terkait seperti Polres Malang Kota, Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Humas, BKD, yang kesemuanya sudah dibrifing oleh sekda tentang kesiapan dukungan sesuai fungsi masing-masing.

Pada kesempatan itu pula, peserta akan menjalani pemeriksaan ketat pada saat akan masuk ruang seleksi, dilarang membawa segala bentuk alat komunikasi serta barang yang tidak diperlukan lainnya, disiapkan tempat penitipan tas serta diberikan pengarahan sebelumnya agar memahami aturan dan ketentuan dalam pelaksanaan seleksi tersebut. (Ts)

 

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment