Kota Malang Satukan Tekad NKRI Harga Mati

“Kami Pemerintah Kota Malang dan Forkopimda plus, semua kekuatan yang berada di Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang atau Malang Raya satukan tekad bahwa tidak ada orang yang bisa merongrong persatuan dan kesatuan kita, memecah belah persatuan dan kesatuan kita. Dari bersatu itu semua komponen bangsa maka Insya Allah Negara manapun tidak akan melihat kita tercerai-berai” ujar Sutiaji di sela-sela proses pembuatan video klip (15/8)

Pemandangan berbeda di bundaran Alun-Alun Tugu Kota Malang. Monumen yang berada di tengah alun-alun bundar itu dilingkari oleh bendera merah putih raksasa dengan ukuran sekitar 25 meter. Ratusan orang terlibat dalam membentangkan bendera raksasa di sekeliling Tugu Malang itu. Mulai dari siswa-siswi sekolah, TNI, Polri, tokoh lintas agama dan masyarakat umum tampak membentangkan dan melingkarkan bendera itu di Tugu Malang.

Lebih lanjut, Plt Walikota Malang Sutiaji menjelaskan bahwa saat ini rasa nasionalisme juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan IT. Kegiatan sekarang, pemasangan bendera raksasa ini bukan sekadar simbol. Namun, dengan memanfaatkan internet, kegiatan semacam ini bisa dilihat di internet dan media sosial. “Karena sekarang Dunianya sudah Dunia IT kita viralkan konsensus ini bukan hanya sebagai simbol tapi menunjukkan kekuatan kita semua” ujar Sutiaji.

Seluruh ASN yang berada di Balaikota seluruhnya keluar dan terlibat dalam kegiatan ini. Eko Salah seorang ASN bagian Hukum mengaku gembira mengikuti pengambilan gambar ini dan dapat bertemu dengan polisi dan anak sekolah. (Nd/EM)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment