Studi Komparatif Pemerintah Kota Medan untuk Pelajari Pelayanan Publik dan Keuangan Pemerintah Kota Malang

Malang (25/7) – bertempat di Ruang Majapahit Balaikota Malang, Bayu Widjaya, S.Sos, M.Si selaku Sekertaris Camat Keluarahan Blimbing Kota Malang beserta jajarannya menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Setda Kota Medan.

Kunjungan kerja yang dipimpin oleh yaitu Syahrul Efendi, S,Sos., M,AP tersebut bertujuan untuk melakukan studi komparatif tentang pelayanan publik dan keuangan yang ada di Pemerintah Kota Malang. “Kenapa kami ke kota Malang karena Kota Medan ini memiliki beberapa kesamaan dengan kota Malang sebagai kota transit dan pariwisata” Ujar Syahrul

Studi Komparatif ini juga ingin mempelajari tentang pengelolaan kewenangan pemerintah dalam berbagai hal. “Saya ingin melakukan tanya jawab karena seperti yang diketahui ada kelurahan di Kota Malang ini yang sudah menolak anggaran dari kelurahannya, karena itu kami ingin berdiskusi berbagai kewenangan termasuk pengaturan institusi, penganggarannya, dan termasuk pengaturan sumber daya manusianya” Tegas Syahrul.

Bayu Widjaya, S.Sos, M.Si 
selaku Sekcam Blimbing membacakan sambutan dari Plt Walikota Malang, menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada para rombongan dari Setda Pemerintah Kota Medan atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadikan Kota Malang sebagai tempat kunjungan kerja.

Selanjutnya, Bayu Widjaya juga mengatakan bahwa salah satu ciri tata pemerintahan yang baik adalah terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas. “maka langkah upaya dan penguatan peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan sebuah program kegiatan yang berkesinambungan dan membutuhkan komitmen dari semua aparatur pemerintah” ujar Bayu.

Dalam tanya jawab, Bayu mengatakan bahwa tugas aparat kelurahan dan kecamatan adalah mampu memotivasi dan mendorong pemberdayaan masyarakat agar dapat memaksimalkan setiap potensi yang ada di wilayahnya. “untuk itu dibutuhkan aparatur kecamatan dan kelurahan yang memiliki sumber daya manusia berkualitas, tanggap, memiliki gagasan kreatif, pemikiran segar, invovatif, dan fleksibel dalam memberikan pelayanan dan penyelenggaraan pembagunan” imbuhnya.

Bayu juga menyinggung tentang ajang Otonomi Award yang dianggap sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Malang untuk mendukung suksesnya berbagai program pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Sebagaimana amanat yang tertera dalam undang-undang nomer 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah menuju terwujudnya tata kepemerintahan yang baik, sehingga dapat mempercepat terwujudnya visi Kota Malang sebagai kota bermartabat” tegas Bayu.

Dalam tanya jawab antara kedua pihak, pihak Pemerintah Kota Malang menanggapi pertanyaan dari perwakilan Setda Pemerintah Kota Medan tentang anggaran keuangan di kelurahan Kota Malang “tahun 2018 ini untuk kebijakan anggaran kelurahan sudah disesuaikan dengan pembobotan, dengan menilik luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah RW dan beban pelayanan masyarakat. Untuk APBD murni, kelurahan terkecil mendapatkan anggarat 700 Juta. Yang 250 adalah anggaran rutin, yang 450 untuk pemberdayaan” pungkasnya.

Kunjungan kerja ditutup dengan ucapan terimakasih dari Bayu Widjaya dan dilanjutkan dengan penukaran cindera mata untuk menjalin hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kota Malang dengan Pemerintah Kota Medan. (Fh/Rb)

 

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment