TPID Kota Malang gelar Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok dan Pengendalian Harga

Malang – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok jelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2018, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang menggelar monitoring langsung ke pasar tradisional Oro-Oro Dowo, Depo Pertamina Malang, dan Bulog Sub Divre VII Malang.

Rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Pjs Walikota Malang, Wahid Wahyudi dan didampingi oleh Kepala Bank Indonesia Malang, Dudi Herawadi, Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Sebelum melaksanakan monitoring, seluruh anggota tim melaksanakan paparan dan rakor untuk menjelaskan kesiapan serta ketersediaan bahan pokok beserta kondisi inflasi daerah yang sedang dialami oleh Kota Malang.

Dalam paparan tersebut, Wahid Wahyudi mengambil kesimpulan bahwa Kota Malang siap menghadapi permintaan masyarakat akan kebutuhan bahan pokok khususnya BBM dan Beras, bahkan Bulog menjamin stok ketersediaan beras akan aman sampai 6 bulan kedepan.

“Saya hanya menghimbau agar masyarakat tidak perlu melakukan pembelian bahan pokok secara besar-besaran jelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, karena hal tersebut akan berpotensi menaikkan tingkat inflasi di Kota Malang” ujar Wahid.

Berdasarkan data dari Siskaperbapo, pada periode 1 bulan terakhir terdapat beberapa komoditi yang cenderung mengalami kenaikan harga, yaitu Daging Ayam Broiler, Telur Ayam Ras, Bawang Merah, Kol / Kubis serta Tomat.

Sementara itu, data dari Bulog Malang menyatakan bahwa saat ini untuk komoditas beras berjumlah 5.874.284 kg yang akan bertahan sampai 5 bulan kedepan, Komoditas Gula berjumlah 149.650 kg dengan ketahanan selama 6 bulan kedepan, minyak goreng berjumlah 4.356 liter yang akan bertahan selama 4 bulan kedepan serta tepung terigu sebanyak 18.811 kg dan akan bertahan selama 6 bulan kedepan.

Sedangkan Pertamina Kota Malang juga telah menyatakan ketersediaan stok nya akan BBM dan Elpiji dalam rangka menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Dengan 46 mobil tangki yang dimiliki, Pertamina memastikan agar ketersediaan BBM juga tidak terlambat sampai ke tangan konsumen. (Ts)

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment