Rembuk Nasional Apeksi Dorong Pengedepan Pencegahan Korupsi Daripada Penindakan

Jakarta – Pembangunan berintegritas perlu didukung stake holders. Semangat ini menghadapi tantangan dan cobaan atas derasnya OTT di daerah. Merespon hal itu, Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Se Indonesia) dan Apkabsi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Se Indonesia) akan komunikasi intens dengan divisi pencegahan KPK. “Kata cegah dan tindakan pencegahan ini lah yang hendak kita dorong, “ujar Airin Rachmi Diany, Walikota Tangsel, yang juga Ketua DPP Apeksi, mengawali acara pembukaan Rembuk Nasional dengan tema “Kolaborasi Pemerintah Kota dalam Membangun Budaya Integritas Kota dan Nasional”. Acara yang digagas dan diinisiasi Apeksi, dihelat di Ballroom Bidakara Hotel Jakarta (28/2 ’18) dan diikuti 98 delegasi Pemerintah Kota se Indonesia.
Beberapa perwakilan Walikota dan delegasi kota, dalam rembuk nasional tersebut, menyatakan keberhasilan penanganan korupsi tidak dapat hanya diukur seberapa banyak OTT dan atau banyaknya pelaku yang terpenjara. Berhasil, justru apabila korupsi mampu dicegah sedini mungkin, termasuk saat terindikasi dan terdeteksi awal. Pendekatan pencegahan sebagai ukuran keberhasilan juga diamini Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Brigjen Ahmad Wiyagus, salah satu pemateri rembuk nasional.
Pjs. Walikota Malang, Wahid Wahyudi ikut hadir dalam forum rembuk tersebut. Mengapresiasi kegiatan, Wahid Wahyudi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Malang untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas. “Satu diantaranya adalah mendorong dan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengakselerasikan dengan kemajuan teknologi informatika. Dengan TI layanan akan lebih terukur, terkontrol, pasti dan cepat, “ujar Wahid Wahyudi. Dikonfirmasi atas pengedepanan langkah pencegahan sebelum penindakan, Pjs Walikota Wahid, menyepakati dan mendukung sepenuhnya. “Ya pasti, apa pun itu lebih baik dicegah, artinya tidak sampai terjadi tindak korupsi. Itu bagus, dan tentu ini baik juga untuk penyelenggaraan pemerintahan, “imbuh Wahid Wahyudi, yang juga dikenal sebagai Ketua Pengda ISSI Jawa Timur ini.
Menghadirkan pemateri dari Kemen PAN RB RI, Kejagung RI, Polri, Irjen Kemendagri dan Walikota Palembang, catatan hasil rembuk nasional akan menjadi salah satu bahan untuk dilaporkan ke Presiden Jokowi secara langsung oleh Walikota Tangsel, Airin selaku Ketua Apeksi.

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment