Wawali Sutiaji Serahkan Piala Penghargaan Bagi Pemenang Culinary Award 2017

Surabaya – Bertempat di Ballroom Eighty9 Ciputra World Surabaya pada hari Kamis Malam (14/12) telah dilaksanakan Malam Penganugerahan BRI Jawa Pos Culinary Award 2017 yang dihadiri secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf; Wakil Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua Umum DPD Apkrindo Jawa Timur, Tjahyono Haryono.

Dalam sambutannya, Gus Ipul, demikian sapaan akrab Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut menyatakan bahwa kuliner merupakan salah satu bagian dari pariwisata yang harus terus dikembangkan. “Ada 4 pilar dunia pariwisata kita yaitu wisata alam, wisata religi dan budaya, wisata belanja serta wisata kuliner yang saat ini telah tumbuh sebanyak 15 – 20 %” ujar Gus Ipul.

“Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih pada seluruh pengusaha kuliner yang ada di Jawa Timur atas peran serta aktifnya dalam mengembangkan dunia kuliner” tambah Gus Ipul.

Gus Ipul juga menyampaikan harapannya agar seluruh pengusaha kuliner tidak perlu takut kalah dalam mengikuti ajang seperti culinary award ini, karena melalui ajang seperti ini dapat menumbuhkan dan mengembangkan dunia usaha kita khususnya kuliner melalui kritik dan saran yang diberikan oleh para juri dan pengamat kuliner.

Sementara itu, Penggagas Culinary Award, Iro Fadil mengatakan Culinary Award 2017 ini adalah ajang kedua yang jumlah pesertanya naik menjadi 30 % dari tahun sebelumnya atau sekitar 350 peserta. “Kedepan kami berharap agar ada pelaksanaan yang ketiga kalinya jumlah peserta yang ikut akan terus bertambah termasuk juga wilayah penilaiannya, dimana pada tahun 2017 ini, wilayah penilaian ada pada Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Sidoarjo dan Gresik” tutur Iro.

Di sisi lain Wakil Walikota Malang, Sutiaji menyambut positif atas terlaksananya kegiatan Culinary Award ini. “Karena melalui Culinary Award 2017 ini, para pengusaha kuliner yang ada di Kota Malang akan semakin bersaing secara positif untuk meningkatkan kualitas produknya masing-masing” kata Sutiaji.

“Kota Malang merupakan kota yang tidak memiliki wisata alam seperti Kabupaten Malang dan tidak memiliki wisata buatan seperti Kota Batu, namun Kota Malang merupakan kota wisata yang memiliki wisata kuliner, hal itu diperkuat dengan banyaknya ragam kuliner yang berada di Kota Malang” tegasnya.

Sutiaji juga mengatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dimiliki Kota Malang hampir 40 milyar lebih diperoleh dari pajak di bidang kuliner.

“Kedepan saya berharap agar dunia kuliner di Kota Malang akan terus menopang pendapatan asli daerah yang ada demi suksesnya pembangunan di Bhumi Arema” tutupnya. (Ts)

Berikut daftar pemenang Culinary Award 2017 Wilayah Malang Batu :

Kategori yg dibacakan (wilayah Malang):
1. The Best Asian Restaurant
– Nasi Goreng 69
– House of Wok
– Rumah Makan Gloria

2. The Best Bakery & Pastry Shop
– Asix (A6) Oleh2
– The Cornelia’s
– Almond Crispy By Wisata Rasa

3. The Best Café
– Labore Coffee & Eatery
– My Kopi O
– Cokelat Klasik Café

4. The Best New Resto or Café
– Ete En Drink (Eten en drinken kitchen & café)
– Kendi Indonesian Bistro
– Pupuk Bawang

5. The Best Dessert
– Papertown
– Delish Dessert & Co

Kategori yg dibacakan (wilayah Malang):
1. The Best Depot
– Kedai Si Mbok
– Luigi Warung Italia
– Lenong Rumpi

2. The Best Thematic Café
– Madame Wang Secret Garden
– Bukit Delight
– Astep Bistro & Terrace

3. The Best Indonesian Resto
– Warung Mbok Dower
– Pondok Desa Traditional Restaurant
– HarmonI Café & Resto

4. The Best Noodle & Meatball
– Hot Cui Mie
– Buka Baju “Gubuk Makan Bakso Keju”
– Merlion Mee Hotplate Singapore

5. The Best Fast Food
– NFC
– Jank jank Wings
– Luigi Boom (Italian Fusion Express)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment