HUT ke 21 Sekolah Dasar Islam Sabilillah

Ibrahim Bawadal, Direktur Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah, pada acara milad ke-21 SD Islam Sabilillah, menegaskan bahwa hal penting dari setiap refleksi ulang tahun bukanlah dari bertambahnya hitungan tahun atau lamanya sebuah lembaga berdiri, tapi yang harus diutamakan adalah aspek kematangan.

“Bisa saja seseorang atau lembaga itu tua, tapi tidak selalu diikuti sebuah kematangan, demikian sebaliknya. Karenanya hal penting yang harus mampu diujudkan adalah peningkatan mutu, “ujar Ibrahim, yang juga sebagai Kepala SDI Sabilillah yang pertama. Pria ramah yang juga pernah bertugas di Kemendiknas Ri ini juga menegaskan ada 3 sistem yang harus dilakukan lembaga pendidikan untuk maju, yakni sistem pendidikan ke dalam yang terintegrasi (tk, smp, sma dan mahad), yang kedua lembaga pendidikan tersebut mampu mengcloning /mngembangkan dan membina sekolah lainnya ( Lembaga pendidikan Sabilillah telah menjalin MOU dengan 148 sekolah angkasa di bawah binaan istri istri perwira TNI AU pada 25 provinsi , dimana sekolah-sekolah angkasa memakai sistem pendidikan sabilillah), dan terdata pada setiap bulan sekitar 12 sekolah studi bnding ke sabilillah. Ke 3 harus ada lembaga keuangan, dimana SDI sabilillah telah merintis unit unit produksi, agar tidak bergantung dana dari bos, bosda dan bantuan orang tua siswa.

Salah satu yang dieksplore oleh lembaga ini adalah pemanfaatan sumber mata air di mahad untuk produksi air minum kemasan.

Sementara itu, Walikota H. Moch. Anton, dalam sambutan membuka rangkaian hut ke 21 SDI Sabilillah menegaskan agar Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah yang memiliki motto trilogi pilar yakni keislaman, kebangsaan dan kecendekiawan, harus mampu berada didepan dalam memproduk siswa siswa unggulan.
“21 tahun harus menjadi momen peningkatan mutu dan menginspirasi. 3 kunci keberhasilan yang harus diperhatikan anak didik adalah pinter, ngaji dan berdoa, serta hormat dan taat pada orang tua, “ujar Abah Anton, demikian warga biasa menyapa ramah Walikota Malang.

Ditambahkannya, agar anak anak untuk terus diawasi oleh para orang tua, tidak bisa dipasrahkan sepenuhnya pada lembaga sekolah. Dengan situasi global saat ini, harus ada keselarasan antara bekal pendidikan di sekolah dengan pola asuh serta perhatian keluarga terhadap tumbuh kembang anak.
Sambil menitipkan pesan tertulis agar SDI sabililah mampu menjadi sekolah yang bermartab, Walikota Anton didampingi Pengurus Yayasan, Pengurus Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah dan juga Camat Blimbing Muarif, berkesempatan membuka dan meninjau pameran karya siswa Sabilillah.

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment