Sholawatan Aroma Aremania

Lantunan sholawat yang dikumandangkan Majelis Sholawat Aremania terlantun mengiringi pengajian yang tergelar di Sawojajar gang 19 (30/4 ’17). Mulyadi, yang akrab dipanggil Mbah Gintul oleh komunitas aremania, menegaskan Majelis Sholawat Aremania yang relatif baru terbentuk, semata untuk memberi warna yang berbeda dari komunitas supporter. “Bahwa supporter tidak semata hura hura (dukungan sepak bola), namun juga terpanggil untuk membangun hal yang bersifat sosial religius, “ujar Mbah Gintul selaku pinisepuh Majelis Sholawat Aremania. Majelis ini sendiri dilaksanakan secara bergantian di korwil korwil Aremania. Uniknya, selain sholawatan, majelis juga disemarakkan dengan lagu lagu khas aremania yang didendangkan dengan genre sholawatan.

“Inilah yang membedakan aremania dengan supporter lainnya, “respon Walikota Anton menanggapi kehadiran majelis sholawat Aremania. “Kalau perlu kumandang sholawat juga digemakan di dalam stadion, “pesan Abah Anton, demikian walikota Malang akrab disapa warganya.
Dihadapan jamaah pengajian, walikota Anton yang akan menuntaskan periode pertama kepemimpinannya, mengajak kepada warga untuk terus menjaga kebersamaan dan mengembangkan kreatifitas dan inovasi. “Yang bisa menguatkan kota Malang adalah masyarakatnya sendiri. Segencar apa pun tantangan termasuk hal hal yang bisa mereduksi nilai nilai moral, tak akan mampu menggoyahkan kota Malang, selama majelis majelis terus dihidupkan dan warganya tiada henti berkreasi dalam pembangunan, “ujar Abah Anton.

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment