Pembekalan Komunitas Intelijen Daerah

Malang – Senin (6/3) bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Malang telah dilaksanakan pembukaan pembekalan Komunitas Intelijen Daerah untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Malang yang diselenggarakan mulai tanggal 6-10 Maret 2017.

Sambutan Ketua DPRD Kota Malang selaku tuan rumah, Arief Wicaksono mengaku sangat berbangga hati karena selama ia menjabat belum pernah ada badan Intilijen manapun yang melakukan pembekalan yang ditujukan untuk seluruh masyarakat. “Dalam rangka pembekalan yang dilakukan oleh Danrem 083 bersama DPRD Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang, telah membuktikan bahwa kami sangat bersinergi dengan seluruh jajaran TNI maupun Polri dan telah membantu percepatan pembangunan kota Malang.” ujar Arief.

Dengan banyaknya masyarakat kota Malang yang Heterogen menimbulkan banyaknya dinamika seperti demo-demo yang sering terjadi di Kota Malang akhir-akhir ini, sehingga stabilitas dan keamanan kota malang perlu ditunjang dengan baik dan membutuhkan seluruh intelijen maupun perangkat yang ada untuk sigap dalam menghadapi siatuasi dan kondisi dalam rangka pengamanan Kota Malang.

Dalam acara ini Walikota Malang, H. Moch Anton atau Abah Anton menyampaikan dalam sambutannya, pembangunan-pembangunan di Jawa Timur yang sudah dirancang sedemikian rupa beberapanya terhambat oleh keterbatasan dan skala prioritas pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal ini tentu menimbulkan kesalahpahaman masyarakat dan memicu munculnya gerakan-gerakan radikalisme dan kaum-kaum politik yang berkepentingan pribadi yang perlu diwaspadai. “Diantaranya pencanangan jalan tol Malang-Surabaya untuk mengatasi kemacetan Malang-Surabaya. Namun karena situasi dan kondisi tertentu, akhirnya pembangunan ini dialihkan. Padahal seluruh masyarakat telah menantikan pembangunan jalan tol ini” tambahnya. Maka dari itu perlu untuk menyerahkan langsung segala urusan yang berhubungan dengan pemerintahan provinsi, dan kabupaten/kota agar jelas dan cepat setiap pelaksanaan program kerja yang dicanangkan.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dengan narasumber dari Kabinda Jawa Timur BIN dan Dekan Fisip UIN Sunan Ampel Surabaya. (Sr/EM)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment