Kunjungan Kerja Pemerintah Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo

Malang – Perwakilan pemerintah Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo, Kamis (23/02) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Balai Kota Malang. Rombongan yang dipimpin Moh. R. Laisa, SE., Asisten Bidang Perekonomian Pemerintah Kabupaten Pohuwato diterima oleh Asisten Administrasi Umum dr. Supranoto, M. Kes. Kunker ini dihadiri oleh Noka Maharany AK, SE., Kepala Bidang Akuntansi dan Penatausahaan Aset Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Malang dan rombongan tamu berjumlah 12 orang.

Dalam sambutan Wali Kota Malang, H. Moch Anton yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum dr. Supranoto, M. Kes., menyampaikan rasa terima kasih dan memberi sambutan selamat datang kepada rombongan pemerintah Kabupaten Pohuwato yang telah menjadikan Kota Malang sebagai tempat tujuan studi komperatif.

Moh. R. Laisa dalam sambutannya, pihaknya menjadikan Kota Malang sebagai tujuan studi komperatif terkait standarisasi harga yang ditetapkan oleh Kota Malang untuk barang maupun jasa. Selain itu, pihaknya juga bertujuan untuk mempelajari sistem yang digunakan di bidang pengelolaan keuangan.

“Kami sangat berterimakasih atas penyambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Malang dan kedatangan kami terkait dengan standarisasi harga yang ditentukan oleh pemerintah Kota Malang terkait barang dan jasa. Selain itu, kami juga memiliki keingintahuan mengenai pengelolaan rencana anggaran yang dilakukan bidang keuangan pemerintah Kota Malang,” Ujar Laisa.

Noka Maharany AK, SE., Kepala Bidang Akuntansi dan Penatausahaan Aset Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Malang menambahkan bahwa Standart Satuan Harga (SSH) yang ditetapkan oleh pemerintah Kota Malang menggunakan tim konsultan dan konsultan yang dipiih memiliki tim untuk mengadakan survey mengenai harga yang ada di pasar yang akan dijadikan acuan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) kedepannya. Pemerintah Kota Malang memiliki SSH yang diatur dalam pasal – pasal untuk menjadi dasar penyusunan.Pemerintah Kota Malang menggunakan sistem manajemen pengelolaan keuangan daerah dalam rangka terciptanya akuntabilitas keuangan daerah.

“Penyusunan yang kami anggarkan disesuaikan dengan SSH yang ditetapkan. Perkiraan harga yang kami dianggarkan menggunakan harga maksimal sehingga perencaan tidak memiliki pembengkakan apabila terjadi perubahan jumlah. Kami juga menggunakan fleksibilitas dalam proses pelaporan,” pungkas Noka.

Selanjutnya acara tukar menukar cinderamata dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (Rk)

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment