Kota Malang Aman Dari Penyakit Antraks 🗺

Malang – Memperhatikan issue yang berkembang secara nasional terkait penyakit antraks di Daerah Istimewa Yogjakarta khususnya di Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan Kota Malang juga turut waspada.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Asih Tri Rachmi menyatakan bahwa dirinya pada hari Sabtu (21/1) lalu juga telah konfirmasi langsung ke Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo DIY terkait penyebaran penyakit antraks di sana. “Sampai saat ini, Antraks telah berhasil di isolasi hanya di Kulon Progo; penjualan daging pun hanya boleh di Kulon Progo sehingga tidak boleh keluar ke wilayah lainnya” beber Asih.

Sementara itu, Asih juga menyatakan bahwa Kota Malang aman dari penyakit Antraks sehingga masyarakat Kota Malang tidak perlu cemas dan khawatir. “Saya hanya menghimbau kepada masyarakat Kota Malang agar membeli daging yang masih segar dan kalau bisa dimasak sendiri sampai matang” tambahnya.

Penularan penyakit antraks harus didahului dengan keberadaan ternak yang terinfeksi bakteri Bacillus anthracis. Penularan antraks dari ternak ke manusia dapat melalui tiga cara, yakni melalui kulit, oral (pencernaan), dan pernapasan. Penularan melalui kulit bisa terjadi ketika seseorang bersentuhan dengan spora bakteri antraks yang melekat pada kulit, daging, tulang, atau darah hewan ternak yang sakit.

Sementara itu, penularan melalui pencernaan, bisa terjadi ketika seseorang mengkonsumsi daging hewan yang positif antraks. (Ts)

Berita Terbaru Dokumentasi Headline
Map
Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment