Benchmarking Diklat Teknis Administrasi Kepegawaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Malang – Dalam rangka peningkatan pengelolaan administrasi kepegawaian daerah, pada hari Senin (28/11) bertempat di Ruang Sidang Balaikota Malang telah dilaksanakan Penerimaan Benchmarking Diklat Teknis Administrasi Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Drs.Subkhan; Sekretaris Penyelenggara Diklat Teknis Administrasi Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sekaligus pimpinan rombongan tamu, Herman Akhdayat SE, MM dan acara dihadiri oleh 30 peserta.

Dalam sambutan Walikota Malang yang dibacakan oleh Subkhan, pengelolaan administrasi kepegawaian meliputi kegiatan penanganan pegawai sejak seseorang diangkat menjadi cpns (calon pegawai negeri sipil) sampai saat Ia diberhentikan karena mencapai batas usia pensiun atau karena sebab-sebab lainnya. Disamping itu administrasi kepegawaian mencakup pola kegiatan penanganan data kepegawaian yaitu pengumpulan, pencatatan, penyimpanan dan pemeliharaan file-file kepegawaian. Pengelolaan administrasi kepegawaian yang efektif dan efisien akan sangat membantu terciptanya pegawai negeri sipil yang tertib, teratur dan terarah serta memiliki produktivitas dan profesionalisme yang tinggi. “Untuk itu, pemerintah kota Malang melalui BKD kota Malang terus berupaya memberikan layanan informasi kepada para pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kota Malang, dalam upaya mempermudah dan memperlancar pelaksanaan pelayanan kepegawaian baik dari segi ketepatan waktu maupun kepastian penyelesaiannya.” imbuhnya.

Herman Akhdayat menjelaskan maksud dan tujuan Benchmarking ini adalah dalam upaya untuk memperkaya informasi, wawasan dan kemampuan siswa terharap capaian-capaian sasaran pembelajaran dalam mengaplikasikan pengetahuan, teori-teori dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar dengan kondisi nyata hipotesis pelaksanaan di lapangan. “Proses ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa serta menemukan solusi melalui proses analisis pemecahan masalah dari kondisi obyektif lokus dan fokus dengan substansi yang sama ” ujarnya. Acara dilanjutkan dengan tukar menukar cindera mata. (Ak)

WhatsApp Image 2016-11-28 at 12.23.54 (1) WhatsApp Image 2016-11-28 at 12.23.54 (2) WhatsApp Image 2016-11-28 at 12.23.54 (3) WhatsApp Image 2016-11-28 at 12.23.54 (4) WhatsApp Image 2016-11-28 at 12.23.54 (5) WhatsApp Image 2016-11-28 at 12.23.54

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment