BAPPEDA Percepat Pembangunan IPTEK melalui Publikasi Inotek Agribis

Malang ̶ Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang berinisiatif meningkatkkan percepatan pembangunan IPTEK melalui penggalian inovasi tekologi dan sumberdaya IPTEK yang telah teragendakan dalam suatu kegiatan Lomba Inovasi Teknologi Kota Malang Tahun 2016.

Kegiatan sosialisasi dengan tema “Publikasi Inovasi Teknologi Bidang Agribis dari Sudut Pandang Akademis” ini bertempat di Ruang Sidang Majapahit Pemkot Malang, pada Senin, (21/11). Acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Drs. Wasto, SH, MH; Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda, Dra. Rukayah, M.Si; Inovator Mesin Penggoreng Vacum Frying Horizontal, Dr. Ir. Anang Lastriyanto M.Si; Sekretaris LPPM Universitas Brawijaya dan Dosen Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya, Dr. Ir. Maftuch, M.Si; dan Inovator Mesin Peretas Telur Kitagowo, Verdy Firmantoro, S.I.Kom.

Dalam sambutannya, Wasto berharap sosialisasi inovasi teknologi ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan bersama dan dapat memberikan terobosan baru bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang setiap tahunnya dapat terus memberikan inovasi-inovasi yang dapat dikembangkan.

Dijelaskannya pula dalam catatan Kemenpora, Kota Malang ditetapkan sebagai kota layak pemuda, maka perhatian pemerintah akan lebih tinggi pada para pemuda karena insan – insan kreatif didominasi oleh kaum muda, sehingga tergabung dalam komunitas Malang Creative Fusion (MCF) yang menghimpun 16 subsektor usaha ekonomi. Dalam hal ini, Bekraf menyediakan anggaran untuk temuan – temuan yang akan dipatenkan dan pemerintah akan memfasilitasinya bersama Perindag agar bisa memasarkan di tingkat global.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda, Dra. Rukayah, M.Si menyampaikan , terkait dengan tugas pokok dan fungsi pada bidang penelitian dan pengembangan Bappeda yaitu pelaksanaan pembinaan atau fasilitas terhadap kegiatan penerapan teknologi terapan berbasis pemberdayaan masyarakat, pelaksanaan fasilitasi penerapan teknologi hasil inovasi masyarakat kepada sektor usaha, dan pelaksanaan sosialisasi hasil penelitian dan pengembangan, tujuan dari kegiatan ini adalah agar inovasi yang telah dirancang dapat bermanfaat pada sektor industri khususnya di masyarakat Kota Malang dan memperoleh bahan masukan atau rekomendasi kebijakan dalam pengembangan dan pemberdayaan inovasi teknologi di Kota Malang.

Disisi lain, Dr. Ir. Maftuch, M.Si menyampaikan terimakasih kepada Bappeda Litbag Kota Malang atas dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini, Maftuch juga menyampaikan bahwa karya penelitian mengenai inovasi ini sangat berkaitan dengan UMKM yang ada. Menurutnya, kegiatan lokakarya ini dapat terus menggerakkan kreatifitas dan inovasi dari para pelaku UMKM yang mana dalam hal ini keberadaan Universitas Brawijaya di Kota Malang juga turut membantu penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan. Melalui kegiatan ini pula, kota malang akan di nobatkan sebagai kota kreatif di Indonesia dengan keragaman kreatifitasannya.

“Jadi inovasi adalah proses atau hasil kreatifitas. Apa yang disebut inovasi bukan sesuatu yang baru sama sekali tetapi memperbaiki dari sistem yang sebelumnya ada kekurangan kemudian meningkatkan nilai guna atau daya gunanya semakin optimal.” tungkas Maftuch. (Lr/Dn)WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.52 WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.48 WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.45 WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.40 WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.33 WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.38 WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.29 WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.21 WhatsApp Image 2016-11-22 at 05.45.17

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment