Kunker Kota Padang Bahas Mekanisme Penyaluran Raskin Menjadi E-Voucher

Perubahan mekanisme penyaluran raskin (beras miskin) menjadi e-voucher menjadi  agenda utama dalam Kunjungan Kerja (kunker) pemerintah Kota Padang pada Selasa (1/11) yang bertempat di Ruang Majapahit Balaikota Malang. Kunker ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Pembangunan Kota Malang, Ir.Budi Herwanto MT; Staf Ahli Bidang Pembangunan Kota Malang, Dr.Supranoto M.Kes; BNI 46 Cabang Malang; rombongan tamu yang dipimpin oleh Staf Ahli Walikota Padang Bidang Ekonomi dan Keuangan, Afrizal Khaidir, SE.MM dan seluruh SKPD Pemerintahan Kota Malang yang terkait.

Pada tahun 2017 pemerintah akan mengganti sistem penya­luran program beras untuk rumah tangga miskin (raskin) dengan voucher atau kupon. Program ini dinilai lebih efektif untuk menekan angka kemiskinan. Dengan adanya e-voucher, nantinya akan dapat meningkatkan ketepatan kelompok sasaran, memberikan nutrisi seimbang, memberikan lebih banyak pilihan dan kendali, mendorong usaha eceran serta memberikan akses jasa keuangan kepada warga miskin.

“E-voucher di Kota Malang masih dalam uji coba di Tunjung Sekar. Sudah dicoba dan ternyata bisa dilaksanaan dengan baik. Didampingi oleh bank BNI 46 Cabang Malang yang memberikan sebagai CSR untuk mengawali e-voucher untuk raskin. Dengan uji coba itu, menurut pusat sudah berjalan dengan baik dan lancar.” ujar Budi.

Dalam sambutan Moch Anton yang dibacakan oleh Budi, Ia menjelaskan bahwa pemerintah Kota Malang telah mengembangkan warung elektronik (e-warung) dan kelompok usaha bersama program keluarga harapan (kube pkh). E-warung ini melayani jual beli sembako dengan sistem pembayaran nontunai, atau menggunakan e-voucher. Telah ada lima e-warung yakni “mandiri berkah jaya”  kelurahan polehan kecamatan blimbing; “mandiri sejahtera” kelurahan madyopuro kecamatan kedungkandang; “srikandi” kelurahan bareng kecamatan klojen, “sukun sejahtera” kelurahan sukun kecamatan sukun, serta e-warung kube pkh kelurahan tunjungsekar kecamatan lowokwaru yang diresmikan Menteri Sosial pada ramadan lalu.

Sementara itu, Afrizal  menjelaskan bahwa maksud dan tujuannya ke Kota Malang adalah untuk mempelajari proses transformasi dari raskin ke e-voucher. “Kami sudah mencari informasi ke pemerintah pusat dan hasilnya e-voucher di Kota Malang sudah diresmikan oleh ibu Menteri dan mulai uji coba. Kami ingin belajar bagaimana penerapan awalnya dan prosesnya yang nantinya bisa di aplikasinya di Kota Padang. ” tutur Afrizal.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan dialog interaktif dan diakhiri dengan tukar menukar cinderamata. (AK)

WhatsApp Image 2016-11-01 at 11.50.52 WhatsApp Image 2016-11-01 at 11.50.54 WhatsApp Image 2016-11-01 at 11.53.17 WhatsApp Image 2016-11-01 at 11.53.19

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment