APEL PAGI DAN PENYERAHAN ALSINTAN

Senin (2/10), bertempat di halaman Kantor Walikota Malang telah dilaksanakan Apel Pagi yang dipimpin oleh Walikota Malang, H. Moch Anton.

Dalam sambutan Wali Kota, H. Moch. Anton menyampaikan rasa terimakasih kepada karyawan dan karyawati Pemerintah Kota Malang atas kinerja yang telah menghasilkan hasil baik melalui penghargaan nasional yang diterima untuk Kota Malang. “ Tentu ini kiranya patut kita tingkatkan apa yang sudah kita raih dan juga harus kita pertahankan apa yang bapak/ibu sudah kerjakan dengan baik.” Ujar Abah Anton.

Melalui kegiatan ini juga, Wali Kota H. Moch. Anton atau biasa disapa Abah Anton juga menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima Kota Malang selama ini bukan hanya karena kinerja dari karyawan-karyawati Pemkot Malang, melainkan juga dari dukungan masyarakat Kota Malang. Maka dari itu, perlu adanya peningkatan kinerja dan semangat yang tinggi untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Kota Malang.

Disela-sela apel pagi, Abah Anton memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada 7 Kelompok Tani (Poktan) dengan rincian sebagai berikut :
1.    Gapoktan Unggul Makmur, Kelurahan Cemoro Kandang Kec. Kedungkandang menerima 1 unit combine harvester mini yang diwakili oleh Khorul Amin.
2.    Poktan Sri Murni, Kelurahan Kebonsari Kec. Sukun menerima 1 unit combine harvester mini yang diwakili oleh H. Abdul Manan.
3.    Poktan Tani Mukti V, Kelurahan Bakalankrajan Kec. Sukun menerima 1 unit combine harvester mini yang diwakili oleh Supardi.
4.    Poktan Rukun Makmur II, Kelurahan Tasikmadu Kec. Lowokwaru menerima Hand Sprayer yang diwakili oleh Syamsul Huda.
5.    Gapoktan Unggul Makmur, Kelurahan Cemoro Kandang Kec. Kedungkandang menerima Hand Sprayer yang diwakili oleh Khorul Amin.
6.    Poktan Sri Murni, Kelurahan Kebonsari Kec. Sukun menerima Hand Sprayer yang diwakili oleh H. Abdul Manan.
7.    Poktan Melati II, Kelurahan Purwantoro Kec. Blimbing menerima Hand Sprayer yang diwakili oleh Danang Sarosa.

Abah Anton mengatakan, bantuan alat pertanian ini dilakukan agar para petani dapat mempertahankan dan meningkatkan produktvitasnya dalam memproduksi hasil pertanian mereka. Kondisi itu, sesuai dengan program dan visi besar pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan khususnya di Kota Malang. “Kami mengharapkan ada semacam keberpihakkan kuat pada masyarakat petani khususnya bagaimana dalam mengolah pertanian agar dapat menghasilkan keuntungan dan supaya dapat menahan tanah-tanah ini agar tidak ditanami beton-beton.”(Lr/EM)

WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.36.21(3) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.36.21(2) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.36.21(1) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.36.21 WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50(9) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50(8) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50(7) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50(6) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50(5) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50(4) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50(2) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50(1) WhatsApp Image 2016-10-03 at 12.35.50

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment