Abah Anton Tekankan Pentingnya Komunikasi antara Masyarakat dan Pemerintah

Malang – Wali Kota Malang, H. Moch Anton, menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka sinergitas untuk pembangunan di Kota Malang.

Abah Anton, begitu ia akrab disapa, menjelaskan, melalui komunikasi yang baik maka kesenjangan atau jarak antara pemerintah dengan masyarakat tidak terlalu jauh, sehingga pemerintah bisa memahami sekaligus memetakan kebutuhan warga untuk dimasukkan dalam program prioritas pemerintah agar permasalahan tersebut bisa tertangani dengan baik.

Dalam rangka mensukseskan komunikasi itulah dibutuhkan peran Ketua Rukun Tetangga (RT) yang tak lain merupakan ujung tombak pemerintah karena posisinya sangat dekat dengan warga.

“Peran Ketua RT sangat vital, karena tanpa mereka semua program pemerintah tidak akan berjalan dengan baik,” kata Abah Anton saat memberikan materi kepada ratusan Ketua RT se Kecamatan Lowokwaru dalam acara ‘Peningkatan Kapasitas Ketua RT’ di Hotel Atria, Selasa (6/9) malam.

Kesuksesan Kota Malang meraih segudang prestasi di berbagai bidang, lanjut Abah Anton, tak lepas dari kerjasama yang sinergi antara pemerintah dengan masyarakat termasuk pula di dalamnya adalah Ketua RT. “Tanpa kerjasama yang baik dengan masyarakat saya yakin kita tidak akan bisa meraih prestasi sebanyak ini dalam kurun waktu tiga tahun terakhir,” imbuhnya.

Program sambung rasa atau blusukkan yang dilakukan setiap dua minggu sekali, kata Abah Anton, merupakan bentuk nyata pemerintah yang ingin langsung berkomunikasi dengan masyarakat, turun ke bawah untuk mengidentifikasi segala macam kebutuhan warga yang akan dicarikan solusinya melalui beberapa program pemerintah.

“Bahkan dalam blusukkan itu, ratusan rumah tidak layak huni sudah berhasil kita bedah,” tukasnya.

Upaya pemerintah dalam melakukan pembangunan terus digalakkan salah satunya dengan merealisasi program 100-0-100, dimana dalam hal ini Kota Malang menjadi pilot project yang ditunjuk langsung kementerian untuk menjalankannya.

Tak hanya itu, saat ini Pemkot Malang juga sedang fokus menggelar Festival Rancang Malang dengan tujuan agar tercipta kampung inovatif di 57 kelurahan sehingga nanti berdampak kepada terciptanya smart kampung dan hasilnya itu pasti akan dirasakan masyarakat.

“Inti dari semua itu adalah komunikasi, jika kita jalin komunikasi dengan baik, maka segala program akan berjalan dan itu membutuhkan peran Ketua RT,” pesan Abah Anton.

Acara Peningkatan Kapasitas Ketua RT sendiri merupakan program yang digagas Bagian Pemerintahan Kota Malang. Tujuan acara ini tak lain adalah memberi pengarahan dan membuka cakrawala kepada semua Ketua RT agar memahami seluk beluk dunia pemerintahan dan nanti bisa disampaikan kepada warganya.

Ada tiga pemateri yang memberikan arahan pada acara tersebut yakni perwakilan dari Pemkot Malang yang diwakili langsung Wali Kota Abah Anton, serta materi dari Polres Malang Kota yang membeberkan tentang fungsi Panic Button on Hand (PBoH) sebagai sarana untuk menekan angka kriminalitas, sedangkan dari Dandim 0833 Kota Malang memberikan materi tentang wawasan kebangsaan. (Sa).

WhatsApp Image 2016-09-07 at 5.21.52 AM WhatsApp Image 2016-09-07 at 5.21.28 AM WhatsApp Image 2016-09-07 at 5.21.52 AM WhatsApp Image 2016-09-07 at 5.21.38 AM

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment