PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN / INFLASI

Pada Juli 2016 di Kota Malang terjadi inflasi sebesar 0,78 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 125.14 Dari 8 kota IHK di Jawa Timur, tercatat semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi Madiun sebesar 0.85 persen dengan IHK sebesar 122.10 persen diikuti Surabaya 0,83 persen, dengan IHK sebesar 124.53, Malang sebesar 0.78 persen dengan IHK sebesar 125.14, Kediri 0,78 persen dengan IHK sebesar 122.01 persen, Probolinggo inflasi 0,63 persen dengan IHK sebesar 122.72. Sumenep sebesar 0.63 persen dengan IHK sebesar 122.26, Banyuwangi 0.43 persen dengan IHK sebesar 121.99, dan Jember sebesar 0.42 persen dengan IHK sebesar 121.46 .

– Inflasi/ deflasi terjadi karena adanya kenaikan/ penurunan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan/ penurunan indeks kelompok pengeluaran. Dari tujuh kelompok pengeluaran, semua kelompok pengeluaran mengalami inflasi yaitu kelompok bahan makanan 1.95 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0.33 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0.41 persen; kelompok sandang 1.50 persen; kelompok kesehatan 0.16 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0.14 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0.74 persen.

– Sepuluh komoditas teratas yang mengalami kenaikan harga pada Juli 2016 antara lain: daging ayam ras, kontrak rumah, apel, angkutan udara, kentang, cabe merah, daging sapi, cabai rawit, tarip kereta api dan sawi hijau.

– Sedangkan sepuluh komoditas terbesar yang mengalami penurunan harga pada Juli 2016 adalah: telur ayam ras, semen, melon, tomat sayur, besi beton, bawang putih, minyak goreng, nangka muda dan bandeng/ bolu.

– Tingkat inflasi tahun kalender Juli 2016 sebesar 1.64 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2016 terhadap Juni 2016 2014 ) sebesar 3.25 persen.

Posted in: Berita Terbaru, Dokumentasi, Headline

Leave a Comment