Abah Anton Launching Buku By Mochtar Riady dan First Media Malang

8a125b88-3c9f-45af-9c86-eb0261358f0a WhatsApp-Image-20160613 (1) WhatsApp-Image-20160613 (2) WhatsApp-Image-20160613 (4) WhatsApp-Image-20160613 (5) WhatsApp-Image-20160613 (6) WhatsApp-Image-20160613 (7) WhatsApp-Image-20160613 (8) WhatsApp-Image-20160613Malang – Bertempat di Hall Malang Town Square (Matos), Wali Kota Malang, H. Moch Anton  berkesempatan melaunching Buku Berjudul “Manusia Ide by Mochtar Riady dari Malang kembali ke Malang” sekaligus melaunching, First Media Malang, Senin (13/6).

Dalam acara launching itu, hadir pula Wakil Gubernur Saifullah Yusuf,  Anggota DPRI Totok Daryanto, Komisaris First Media Mochtar Riady, Bupati Malang Rendra Kresna serta dari jajaran Forkopimda.

Abah Anton dalam sambutannya mengatakan sangat menyambut baik dengan masuknya media Internet dengan kecepatan tinggi ini, seperti First Media tersebut. “Ini akan sangat menunjang sesuai dengan harapan Malang sebagai kota smart city” kata Abah Anton

Ditambahkan, dengan adanya teknologi canggih, diharapkan bisa membantu akses informasi tentang perguruan tinggi serta bisa menunjang proses pembelajaran di kalangan mahasiswa seperti berkomunikasi dengan cepat dan tepat antara  mahasiswa dengan dosen tanpa harus bertatap muka.

Karena itu, Abah Anton menghimbau agar masyarakat Kota Malang dapat menerima kehadiran first media yang ditunjang teknologi canggih ini “Jangan berpikiran negatif ambil sisi positifnya karena semua untuk anak-anak kita kelak karena kedepan mau tidak mau kita hatus mengikuti era globalisasi
informasi kalau tidak mau ketinggalan” bebernya.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, juga mendukung adanya fist media Malang, dengan adanya media internet tehnologi berkecepatan tinggi ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, karena Kota Malang merupakan kota terbesar kedua setelah Surabaya di Jawa Timur,

“kalau pertumbuhan ekonominya meningkat maka kota malang akan memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi bagi Jawa Timur pula” tandas pria yang akrab disapa  Gus Ipul itu.
“Ini juga membantu masyarakat untuk semakin melek informasi namun demikian tentu harus tetap memegang teguh kearifan lokal” tambahnya.

Sementara itu, Mochtar Riady sendiri dalam kesempatan ini, bercerita tentang kenangan masa kecilnya di Kota Malang, dimana kota ini banyak memberikan inspirasi dan ide hingga ia bisa menjadi sukses.

“Malang adalah tanah kelahiran saya, tanah air saya, untuk itu saya tidak akan pernah melupakan kota malang tercinta ini, dan saya akan menyelenggarakan sekolah gratis sebagai wujud kecintaan saya pada kota malang. Dimana Malang sebagai kota pendidikan,” kata Mochtar Riady. (Sa)

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment