BEKUP: UPAYA BEKRAF UNTUK MENAIKKAN TINGKAT KEBERHASILAN PRE-STARTUP INDONESIA

WhatsApp-Image-20160606 (1) WhatsApp-Image-20160606 (2) WhatsApp-Image-20160606 (3) WhatsApp-Image-20160606 (4) WhatsApp-Image-20160606 (5) WhatsApp-Image-20160606Jakarta, 3/6/2016 – Pada tahap awal pembangunan usahanya, biasanya para pre-startup memiliki pengalaman yang terbatas, keterampilan manajerial yang minim, jejaring usaha yang sedikit, atau dukungan dan kepercayaan publik yang kurang. Dengan berbagai keterbatasan tadi, tingkat keberhasilan suatu usaha/inisiatif menjadi sangat rendah (kurang dari 10%).

Layaknya menjalankan usaha pada umumnya, sebuah bisnis baru membutuhkan produk inovatif dan kecakapan manajerial, begitu pula dengan berbagai inisiatif terhadap startup yang semakin marak, diperlukan sebuah program pre-startup yang dapat membantu memaksimalkan proses inisiasi, inovasi, kreasi sampai pada tahap kesiapan implementasi, sehingga dapat menghindarkan para pelaku pre-startup dari periode lembah kematian (valley of death).

Untuk itu Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menghadirkan Bekraf for Pre-Startup (Bekup) sebagai sebuah program penyiapan pre-startup pada subsektor aplikasi, games, animasi, desain, dan fashion. Program ini bertujuan untuk menaikkan tingkat keberhasilan pre-startup pada periode awal pembentukannya dan diharapkan menjadi sebuah solusi efektif untuk mengurangi tingkat kegagalan pre-startup yang mencapai angka 90%. Penyiapan pre-startup dalam program Bekup ini dilakukan melalui pembekalan pengetahuan dan keterampilan teknis dan manajemen dalam membangun usahanya. Tahapan program Bekup meliputi pembangunan talenta (talent development), penyiapan pendiri (founder preparation), dan pra-inkubasi (pre incubation).

Pada tahap awal, Bekraf menggelar Traning of Trainers (TOT) bagi calon mentor program Bekup dari 14 daerah di Indonesia. Melalui ToT ini, para mentor dipersiapkan untuk dapat membina dan membimbing para pre-startup di daerahnya. Bersamaan dengan acara peluncuran program Bekup pada tanggal 3 Juni 2016, Bekraf bekerja sama dengan PT. Telkom Indonesia dan Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) menggelar workshop Manajemen Bisnis Dasar Materi workshop ini berguna untuk meningkatkan kemampuan kemampuan manajemen pengelolaan perusahaan yang berkesinambungan. Workshop dilakukan secara serentak dimulai di 10 (sepuluh) Digital Innovation Lounge (DILO) di seluruh Indonesia (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Medan, dan Makassar) selama bulan Juni 2016 dengan total sebanyak 8 kali pertemuan. Tahapan berikutnya adalah penyiapan pendiri, dilanjutkan dengan preinkubasi yang akan diadakan hingga akhir tahun 2016. Target program ini adalah mencetak 100 tim yang terdiri dari 1200 talenta yang siap untuk menjadi startup.
Tentang Badan Ekonomi Kreatif
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang bertanggungjawab di bidang ekonomi kreatif. Saat ini, Kepala Bekraf dijabat oleh Triawan Munaf.
Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio.
Kontak Media
Agus Baladul Rahman
Mobile/ WA : 081519365503
Mail : baladul@gmail.com

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment