Kota Malang Optimis Juara Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi

WhatsApp-Image-20160526 (1) WhatsApp-Image-20160526 (2) WhatsApp-Image-20160526 (3) WhatsApp-Image-20160526 (4) WhatsApp-Image-20160526Malang – Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur diterima di ruang sidang Balai Kota Malang, Rabu (25/5).  Tim yang berjumlah 15 orang itu diaambut Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, beberapa Kepala SKPD dan jajaran dari BKBPM. Tim itu rencananya akan melakukan kunjungan lapangan, Kamis (26/5).

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, yang secara resmi menerima tim tersebut, dalam sambutannya menghaturkan maaf, karena Wali Kota, HM Anton harus segera ke luar kota karena ada urusan yang mendesak.

Sutiaji yang didampingi Sekretaris Daerah, Cipto Wiyono, mengatakan jika Kelurahan Tasikmadu yang mewakili Kota Malang memiliki keunikan dan modal yang kuat untuk menjadi juara di tingkat provinsi. Meski letaknya berada di kawasan pinggiran dan masyarakatnya masih paternalistik, namun semangat dan kemampuan untuk mengikuti arus modernitas tidak ditinggalkan warga di kelurahan ini.

“Inilah yang menjadi keunikan dan modal kuat sehingga diharapkan kelurahan Tasikmadu bisa mewakili Provinsi Jawa Timur,” kata Sutiaji.

Kerjasama dan sinergitas yang baik dari seluruh stake holder termasuk Lurah, LPMK dan warga masyarakat merupakan kekuatan yang masih dipertahankan oleh kelurahan ini.

Karena itu, Pemerintah Kota Malang optimis bisa meraih juara ketiga kalinya setelah sebelumnya kelurahan Kasin dan Tlogomas mampu berjaya di tingkat nasional.

“Kalau ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dengan waktu singkat kami sangat siap melakukan pembenahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Suryono, mengatakan jika kelurahan Tasikmadu, sudah terpilih masuk empat besar dari empat kota besar di Jawa Timur yang terdiri dari Kota Malang, Probolinggo, Pasuruan dan Kediri. “Nanti dalam visitasi itu kami melihat secara langsung dengan cara croscek data yang sudah disampaikan lurah,” kata Suryono.

Selain itu, tim juga akan memantau apakah ada terobosan lain di kelurahan Tasikmadu seperti pelayanan dan pemberdayaan masyarakat, hingga pembangunan yang memiliki dampak baik bagi warga.

“Pada intinya yang sudah masuk empat besar adalah juara dan akan diundang Gubernur Jawa Timur pada proklamasi 17 Agustus, di Grahadi,” tukasnya.

Nantinya juara satu di tingkat Provinsi Jawa Timur akan mewakili pada tingkat nasional, meskipun pada tahun ini ada perubahan sistem perlombaan dengan membagi tiga regional, masing-masing Jawa-Bali, Kalimantan-Sulawesi dan Sumatera.

Jika Kota Malang mewakili Jawa Timur, maka kelurahan Tasikmadu akan berkompetisi dengan kelurahan lain yang ada di Jawa dan Bali. Sistem ini diubah, karena kawasan timur sulit menang jika dilombakan dengan Jawa dan Bali.

Acara bergengsi tingkat provinsi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kelurahan dan menggali potensi kesenian lokal khas kelurahan setempat.

Lima belas tim penilai ini rencananya akan berkunjung selama dua hari, dengan agenda validasi data dan paparan oleh Lurah Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru. Sedangkan pada hari kedua,  langsung ke lokasi untuk tinjau lapang dan seni budaya lokal. (Sa)

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment