HARDIKNAS KOTA MALANG, KARYA SMKN 6 MALANG DI LAUNCHING

Senin (2/5), bertepatan dengan perayaan Hari Pendidikan Nasional, selesai upacara yang berlngsung di halaman Balaikota Malang, Abah Anton melaunching karya SMKN 6 Malang yaitu, Sepeda Motor Cerdas Sampah BBG dan Motor Listrik Produksi Sampah sebagai bentuk apresiasi terhadap Kota Malang selain sebagai prestasi bagi SMKN 6 Malang, juga sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam menanggapi isu pemanasan global, dimana SMKN 6 Malang merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional dan peran dari Dinas Pendidikan Kota Malang yang mengemban misi untuk meningkatkan pendidikan menengah kejuruan di Indonesia khususnya Kota Malang.

Dalam memepertahankan predikat sekolah berwawasan lingkungan SMKN 6 Malang juga menggandeng kerjasama bekerja dengan lembaga internasional/ GIZ-PAKLIM kerjasama internasional Pemerintah Jerman dan Indonesia dalam pengembangan metode ecomapping tahun 2013 hingga sekarang. Nurohman, selaku wakil dari GIZ mengatakan bahwa SMKN6 Malang merupakan sekolah adiwiyata mandiri yang dipilih untuk penelitian dan pendidikan karakter berbasis lingkungan. Demikian juga untuk semua siswa dan guru di SMKN 6 Malang ini diharapkan untuk peduli terhadap ekosistem lingkungan. Melalui presentasi eco mapping ini juga diharapkan supaya ada perubahan tentang masalah dan solusi yang dihadapi smkn6 malang

Karena menerapkan budaya dan kepedulian terhadap lingkungan hidup maka mampu menghantarkan SMKN 6 mendapatkan penghargaan Nasional dari Mendiknas dan Menteri Negara Lingkungan hidup sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional dari 2009 serta mendapatkan penghargaan dari Presiden RI sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2012. Melalui karya tersebut juga memberikan prestasi pada tahun 2014 mendapat juara 3 Green School festifal tingkat Kota Malang .

Kedua karya tersebut memiliki fungsi masing-masing yang tentunya memberikan dampak positif bagi sekolah dan masyarakat khususnya di Kota Malang. yang pertama adalah sepeda motor berbahan bakar gas, yang memeberikan sebuah solusi untuk mengatasi sampah yang memiliki fungsi sebagai pengangkut sampah setiap harinya. Dan karya kedua adalah Mesin listrik produksi sampah. Mesin ini diciptakan sebagai pencacah sampah, yaitu sampah plastik dan daun. Harapan kedepan mesin ini akan beroperasi berkeliling Kota Malang untuk melayani masyarakat. (ed)

 IMG_5191 IMG_5195 IMG_5205 IMG_5209 IMG_5214

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment