Abah Anton kukuhkan 18 Guru Sebagai Kepala Sekolah

WhatsApp-Image-20160503(1) WhatsApp-Image-20160503(2) WhatsApp-Image-20160503Selasa (3/5) bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Malang pada pukul 09.00 WIB telah dilaksanakan pengukuhan guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Hadir pada acara tersebut adalah Walikota Malang, H. Moch Anton, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang beserta Kepala SKPD lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Pada kegiatan tersebut Abah Anton mengukuhkan 18 guru yang di beri tugas tambahan untuk menjadi kepala sekolah. Dengan rincian 17 orang menjadi kepala sekolan tingkat SD dan 1 orang menjadi kepala sekolah tingkat SMP.

Dalam sambutannya, Abah Anton menyampaikan bahwa tenaga pendidikan mempunyai peran yang strategis dalam pembentukan pengetahuan, ketrampilan dan karakter peserta didik. Oleh karena itu, tenaga kependidikan yang professional akan melaksanakan tugasnya secara profesional sehingga menghasilkan tamatan yang lebih bermutu. Menjadi tenaga kependidikan yang profesional tidak akan terwujud begitu saja tanpa adanya upaya dukungan dari pihak yang mempunyai peran penting; dalam hal ini adalah kepala sekolah. Dimana kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan program pendidikan di sekolah. Dengan kata lain, ketercapaian tujuan pendidikan sangat bergantung pada kecakapan dan kebijaksanaan kepemimpinan kepala sekolah.

Oleh karena itu, untuk menunjang keberhasilan dalam perubahan-perubahan yang dilakukan dan diharapkan, maka perlu dipersiapkan kepala sekolah yang profesional yang mau dan mampu melakukan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi terhadap berbagai kebijakan dan perubahan yang dilakukan secara efektif dan efisien.

Abah Anton juga berpesan agar kepala sekolah yang baru saja dikukuhkan tersebut lebih memprioritaskan anak-anak di lingkungan sekitar sekolah agar dapat menerima pendidikan yang layak. “Jangan sampai anak-anak tidak bisa bersekolah di sekolah yang lebih dekat dengan rumahnya, prioritaskan lebih dulu anak-anak yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah, baru anak-anak yang rumahnya lebih jauh” tegasnya lagi.

Pemerintah Kota Malang akan terus mengalokasikan anggaran untuk pendidikan agar anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, seperti pemberian seragam pada siswa.

Pada kesempatan tersebut, Abah Anton juga menghimbau agar para kepala sekolah mengajak orang tua wali murid untuk tidak menyalakan televisi di jam-jam antara waktu sholat maghrib hingga sholat isya. Hal tersebut bertujuan agar anak-anak dapat mengisi waktunya untuk hal yang positif seperti belajar dan beribadah. (Ts)

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment