Benchmarking Diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan V di lingkungan Badan Pendidikan Pelatihan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara

IMG-20160414-WA0000 IMG-20160414-WA0001 IMG-20160414-WA0004 IMG-20160414-WA0005Bertempat di ruang sidang Balai Kota Malang Kamis, 14 April 2016 Yudhi K. Ismawardi, SH, M.hum selaku Asisten 3 bagian Administrasi Umum secara langsung menerima para peserta Benchmarking Diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan V di lingkungan Badan Pendidikan Dan Pelatihan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Rombongan yang berjumlah 40 orang yang dipimpin oleh Drs. Haji Samudra M.si sebagai Kepala diklat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Benchmarking ini diikuti oleh para Pejabat Eselon 4 di jajaran dinas Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam rombongan ini dibagi menjadi 4 kelompok kelompok sesaui dengan bidang yag akan menjadi focus dari benchmarking sebagai berikut A. Pendidikan B. sampah dan lingkungan C. Infrastruktur sarana prasarana dan perumahan D. bidang Pendapatan daerah.

Dalam sambutan Wali Kota, H. Moch Anton yang disampaikan oleh Yudhi K. Ismawardi, SH, M.hum selaku Asisten 3 bagian Administrasi Umum, mengucapkan selamat datang dan terimakasih serta menyampaikan pencapaian Kota Malang di keempat Bidang yang disebutkan termasuk mengenai sampah dan lingkungan. Dalam rangka mewujudkan kota malang yang berwawasan lingkungan, akan mencakup banyak aspek yang melingkupinya, utamanya bagaimana langkah upaya dalam mengatasi persoalan sampah, serta lingkungan yang bersih dan sehat. terkait hal itu, pemerintah kota Malang menerbitkan perda no. 10 tahun 2010 tentang pengelolaan sampah di kota Malang. di sisi lain, kreativitas dan inovasi kegiatan program dilaksanakan. seperti peng-operasionalan bank sampah, dan pembentuk-an kader lingkungan, pemilahan sampah melalui 3R yang menghasilkan produk kerajinan, komposing telah dimanfaatkan untuk gas metan dan telah dinikmati oleh 300 KK warga sekitar TPA Supit Urang, sebagai bahan bakar.

Sedangkan Drs. Haji Samudra M.si mengungkapkan banyak terimakasih serta menjelaskan bahwa benchmarking ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan oprasional, merencanakan program, mengadopsi program program positif, serta melakukan kunjungan lapangan. menentukan kunci dan kiat-kiat menjadi unggulan dalam melakukan pembangunan, hal inilah yg menjadi alasan kami memilih kota Malang.(evn)

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment