Kampung Wisata Arema, Dibidik Jadi Pilar Ekonomi Kreatif

20160320200953 20160320200954

Semangat ekonomi kreatif kini juga ditangkap Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) Kota Malang. Terpotret dari pengembangan Kampung Arema di kelurahan Kasin yang diarahkan menjadi Kampung Wisata.
“Kami (Baznas) melihat di kampung Kasin dengan komunitas yang dimotori Abah Slamet, sangat potensial dijadikan kampung wisata beraroma Arema, “ujar Ketua Baznas Kota Malang, Fauzan, disela sela peresmian Kampung Arema oleh Walikota Malang H. Moch. Anton (minggu, 20 Maret 2016). Ditambahkannya, selama ini Baznas bergerak semata menyalurkan dana amal secara langsung kepada faqir miskin. Pada langkah berikutnya kita ingin melakukan pola pembinaan yang bersifat produktif, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan secara sistemik. Oleh karenanya bersinergi dengan komunitas Aremania di Kasin serta Kelurahan Kasin, kita akan kembangkan kampung wisata dan juga kampung religi di kawasan ini.
Sementara itu, Walikota Anton, merespon positif visi pengembangan kampung wisata Arema. “Sekarang era ekonomi kreatif. Keberanian kota Malang menjadi tuan rumah ICCC (Indonesia Creative Cities Conference), dilandaskan pada fakta dan keyakinan di kota Malang banyak potensi potensi ekonomi kreatif yang bertebaran di 57 kelurahan. Satu diantaranya produksi merchandise Arema dengan ragamnya seperti kaos, jacket, kamus bahasa walikan, slayer, topi, gantungan kunci, sticker, baju serta yang lainnya; saya lihat sangat prospektif dikembangkan sebagai pilar ekonomi kreatif di kota Malang. “ujar Abah Anton, Walikota Malang. Oleh karenanya, dengan mendeklarasikan Kampung Wisata Arema, maka saya minta kampung kasin ini (red. berlokasi di RW 06), dikreasi dengan aksen bola/sepak bola, termasuk dindingnya dibuat seni mural yang atraktif dan menarik. Pesan Walikota kepada aremania Nisak (Kasin).
Abah Slamet selaku tokoh aremania Kasin yang juga pelopor pembuatan merchandise di Kasin, merasa optimis ekonomi berbasis Arema akan tumbuh pesat. Pada setiap pertandingan arema saja tidak kurang 30 s/d 40 ribu supporter selalu setia menemani, belum lagi aremania aremania luar Malang yang sering pesan merchandise arema. “Saya yakin dan saya senang Abah Anton melalui Baznas Kota, mau mengembangkan aset ini, terlebih kini banyak juga pelancong yang ingin memperoleh cinderamata khas arema, “ujar Abah Slamet.

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment