Abah Anton Resmikan Taman Bugar Merjosari dan Playground Alun-alun Malang

27 taman5 27 taman4 27 taman3 27 taman2 27 tamanMalang – Wali Kota Malang, Moch Anton, didampingi Kapolresta Malang, AKBP Decky Hendarsono serta Ketua TP PKK, Hj Farida Dewi Suryani, Sabtu (27/2) pagi, meresmikan Taman Bugar Merjosari dan Playground Alun-alun Malang. Wahana baru untuk menambah vitalitas dan kebugaran warga itu merupakan hasil dari dana corporate social responsibility (CSR) PT Nikko Steel sebesar Rp 1,5 miliar.

Abah Anton, dalam sambutannya mengatakan, adanya sinergitas antara pemberi CSR dan visi Pemkot Malang. Sebab, selain diharuskan menggunakan APBD dengan baik, pemerintah juga harus berinovasi dengan cara menggali CSR dari perusahaan.

“Terima kasih kepada para pemberi CSR. Ini mewujudkan para pemberi CSR adalah pejuang yang ikut membuat masyarakat bahagia dan bugar,” kata Anton.

Orang nomor satu di Kota Malang itu menambahkan agar inovasi itu tidak berhenti sampai disini dan terus berkelanjutan dan sinergi. “Mari kita jaga, mari kita lestarikan, karena mendapatkan bantuan CSR ini tidak gampang. Pemilik PT Nikko Steel ini walau kerja di Jakarta namun beliau adalah orang asli Malang,” bebernya.

Abah Anton juga menyitir perihal adanya bus pariwisata yang juga merupakan sumbangan dari PT Nikko Steel itu. “Bus wisata itu satu-satunya di Jawa Timur dan itu adalah CSR PT Nikko Steel. Dalam perjalanannya, ternyata masyarakat ingin bus wisata itu ditambah,” tandasnya.

Wali Kota, juga meminta kepada masyarakat agar bisa membantu kebersihan dan keindahan Taman Merjosari yang sudah syarat dengan fasilitas yang mumpuni. “Saya hanya minta orang Merjosari untuk menjaga,” tegasnya.

Tak lupa pula, banyaknya prestasi yang diraih selama dua tahun ini merupakan bentuk kerja keras pemerintah. Bahkan pada awal tahun 2016 Kota Malang sudah menorehkan berbagai macam prestasi seperti Kota Pendidikan Terbaik, Role Model PTSP dan beberapa prestasi lain.

“Terima kasih kepada jajaran dinas yang sudah memberikan yang baik dan itu layak kita terima,” tandasnya.

Abah Anton, juga secara simbolis merestui adanya polisi taman yang selama ini sudah banyak berkontribusi dalam menjaga taman yang ada.

“Kita sering lihat postingan di Facebook, jika polisi taman ini sudah banyak berbuat dalam menjaga taman,” tambahnya.

Terdapat 10 alat fitnes yang saat ini disediakan di Taman Bugar Merjosari ini, masing-masing ‘chest press two seats’ ‘double swing board’ ‘bench for two’ ‘tree waist swivel’ ‘double sit up board’ ‘lat pull down two seats’ ‘air walker’ ‘bicycle’ ‘elliptical machine’ ‘4 swivel wheel’.

Warga yang hendak menggunakan fasilitas ini juta diimbau membaca tata tertib yang berada didepan lokasi area. Salah satu poin penting tata tertib itu, yakni alat fitnes tidak diperuntukkan bagi anak di bawah 15 tahun serta membaca petunjuk pemakaian.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengatakan, selama ini pemerintah sudah memperbaiki beberapa taman seperti, Taman Kunang-kunang, Taman Merbabu dan Taman Cerdas serta taman lain.

“Tidak mudah bagi sebuah kota yang bermatorfosa sebagai kota metropolitan bisa mempertahankan taman seperti ini,” kata Erik.

Selain Taman Bugar dan Playground Alun-alun Malang, saat ini DKP juga fokus membenahi ‘Sepeda Udara’ yang lokasinya berdekatan. Rangka wahan itu diketahui sudah selesai terpasang. “Sepeda udara masih kita pikirkan lebih dari aspek keselamatan warga, dan kita terus berproses untuk itu,” kata Erik.

Tak hanya itu, Pemkot Malang melalui DKP juga terus berinovasi mempercantik ruang milik jalan dengan cara menambah beberapa fasilitas seperti yang dilakukan di Jalan SW Pranoto, Jalan Merdeka Timur, Jalan Semeru dan beberapa ruas jalan lainnya. “Inilah yang kita sebut sebagai hidden park,” tandasnya. (Sa)

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment