Program Tanam Padi Serentak Secara Nasional Untuk Kota Malang

Walikota Malang H. Moch. Anton mengawali tanam padi tanam padi2, senin 7 Desember 2016 di lahan persawahan Kelurahan Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru.
Program kerjasama antara Dinas Pertanian Kota Malang dengan Kodim 0833 Baladhika Jaya Malang menyasar 1.214 Ha lahan sawah kota Malang.
“Di tengah semakin sedikitnya lahan sawah di perkotaan,  program tanam serentak merupakan langkah terobosan yang bagus, dan memang harus ada sebuah peraturan untuk memproteksi agar lahan sawah tidak beralih fungsi, “tegas Abah Anton, Walikota Malang.
Sementara itu Kadisperta Kota Malang, Hadi Santoso,  menginformasikan program tanam menemukan momen tepat disaat musim hujan dengan frekuensi yang baik.  “Ada 2 (dua) periode musim tanam yang biasa dikenal yakni program tanam Okmar (Oktober- Maret) untuk musim penghujan dan program tanam Asep (April-September) untuk musim kemarau, “info Soni, demikian Kadisperta akrab disapa.
Ditambahkan Soni, untuk kota Malang, masa tanam dan panen bisa 3-4 kali, dengan kapasitas produksi dalam satu tahun mencapai 13.500 ton padi giling, dari 2.053 ton angka tanam dalam setahun.
Yang membanggakan, meskipun lahan kota Malang relatif sedikit, ternyata mutu beras kota Malang terbaik di Jawa Timur dan nilai jualnya juga tertinggi.  Bahkan kota Malang 2 (dua) kali mendapat penghargaan ketahanan pangan karena produktifitasnya tinggi.
Memiliki jumlah kelompok tani 163 dan gapoktan 28, tantangan kota Malang adalah faktor perubahan alih fungsi.

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Comments are closed.