KUNKER PEMERINTAH KABUPATEN BUTON

b c

 

 

               Bertempat di ruang palapa, Kamis 22 Oktober 2015 Pemerintah Kota Malang menerima kunjungan kerja dari Pemerintahan Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara. Kabupaten Buton terletak di Pulau Buton yang merupakan pulau terbesar di luar pulau induk Kepulauan Sulawesi, yang menjadikannya pulau ke-130 terbesar di dunia. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengetahui tentang Pengolahan Keuangan dan Aset, serta Pengelolahan Website resmi Pemerintah Kota Malang. Kunjungan kerja dari Pemerintahan Kabupaten Buton diikuti oleh 20 orang dari SKPD terkait.

          Walikota Malang, H. Moch. Anton dalam sambutanya yang di bacakan oleh Drs. Supriyadi, M.Pd Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan menyampaikan terima kasih serta penghargaan atas kepercayaan yang diberikan, untuk menjadikan Kota Malang sebagai tujuan dari kegiatan kunjungan kerja. Agenda reformasi di Indonesia menciptakan Good Governance untuk mereformasi masalah keuangan negara. Pengolahan Keuangan dan Aset harus di kelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan reformasi di bidang keuangan negara dan oleh karena itu Pemerintah Kota Malang telah menggunakan aplikasi sistem informasi manajemen barang dan aset daerah (simbada). Program ini dimaksudkan untuk mempermudah implementasi pemenuhan kebutuhan penatausahaan maupun penyusunan laporan aset daerah yang sesuai dengan standar perundang-undangan yang mengatur permasalahan aset Pemerintah Daerah, sekaligus meningkatkan kualitas laporan aset Pemerintah Kota Malang dalam hal akuntabilitas dan transparansi. “Semoga dengan adanya kunjungan kerja ini akan lebih mempererat hubungan kerjasama antara Pemerintah Kota Malang dengan Kabupaten Buton.” Ujar Supriyadi.

               Ketua Rombongan dari Pemerintah Kabupaten Buton menyampaikan bahwa luas Kabupaten Buton 2.488.71 km² dengan memiliki 7 kecamatan. Tujuan kunjungan ini untuk menimbah ilmu dan menambah informasi dalam mempertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Acara dilanjutkan dengan dialog dan di akhiri dengan tukar menukar cinderamata.

Posted in: Berita Terbaru, Headline

Leave a Comment