BAGIAN KESRA GELAR NIKAH MASSAL

20150528_091740

Malang, 28 Mei 2015 bertempat di Hotel Sahid Montana Jl. Kahuripan No.9 Malang telah diadakan Nikah Massal di Kota Malang. Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Malang  Drs. H. Sutiadji, Kabag Kesra Drs. H. Edy Sulistyo, serta Kepala Kementrian Agama. Acara ini di ikuti oleh 34 pasangan dari 5 Kecamatan di Kota Malang, Kecamatan Sukun diikuti 12 pasangan, Kecamatan Blimbing 2 pasangan, Kecamatan Klojen 5 pasangan, Kecamatan Lowokwaru 4 pasangan, serta Kecamatan Kedung Kandang 11 pasangan.

Dalam sambutan Walikota H. Moch. Anton Wakil Walikota Malang Drs. H. Sutiadji menyampaikan bahwa “terasa membahagiakan bagi kita sekalian, karena pasangan suami istri yang akan menikah ini, nantinya akan memiliki buku nikah sebagai bukti legal yuridis kepada mereka. Dengan adanya pencatatan nikah massal ini diharapkan ada kepastian hukum bagi pasangan tersebut dan anak-anak mereka. Aspek hukum formil dalam perkawinan harus kita dorong dan dilakukan. hal ini dimaksudkan, agar ada perlindungan hukum secara berimbang di antara ke dua belah pihak. Sehingga tercipta rasa aman, nyaman, tentram dan akan lebih menambah kebahagiaan serta keberkahan di antara pasangan suami – istri. Pemahaman seperti ini pula, yang harus senantiasa dijadikan pedoman, bagi setiap pasangan yang akan mengikat janji, menuju ikatan perkawinan. Selain itu, penyelenggaraan kegiatan nikah massal ini juga membawa misi penting akan pesan pemberdayaan perempuan melalui penanaman kesadaran hukum perkawinan. Karena dalam beberapa kasus, sering kali kaum perempuan dirugikan pada aspek perjanjian pernikahan. Terlebih untuk pernikahan-pernikahan yang dilakukan di bawah tangan atau tanpa melalui prosedur hukum formil. Lebih daripada itu, aspek hukum formil pernikahan, juga akan memberikan perlindungan secara hukum bagi anak-anak maupun para ahli waris nantinya”. Drs. H. Sutiadji juga mengharapkan “kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi untuk membangun masyarakat yang sadar hokum”, tegasnya.

Para calon pengantin diminta satu persatu untuk mengucapkan Ijab Qabul. Yang menarik adalah terdapat satu pasangan pengantin tertua Hosniyah (64) dan Sunardi (60) dari Kecamatan Sukun. Serta terdapat 3 pasangan pengantin termuda Anis Nilna Adrotul Laila (16) dan Muhammad Syafi’i (20), Naifatul Hasanah (16) dan Muhammad Hasyim (22), serta Nur Avita (16) dan Fauzi (24) yang ketiganya berasal dari Kecamatan Kedungkandang.

Posted in: Headline

Leave a Comment